Properti

Tol Prosiwangi Pangkas Waktu Tempuh Probolinggo-Banyuwangi Jadi Hanya Tiga Jam Saja

1
×

Tol Prosiwangi Pangkas Waktu Tempuh Probolinggo-Banyuwangi Jadi Hanya Tiga Jam Saja

Sebarkan artikel ini
PEMANDANGAN INDAH: Jalan Tol Prosiwangi diproyeksikan membuka akses ekonomi baru dan mempermudah perjalanan menuju berbagai destinasi di ujung timur Pulau Jawa. (IST)

INVESTORBISNIS.COM – Pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) terus menunjukkan progres.

Saat ini, ruas Gending-Besuki telah memasuki tahap akhir sebelum resmi beroperasi.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Dua seksi awal, yaitu Gending-Kraksaan dan Kraksaan-Paiton, telah menyelesaikan seluruh pekerjaan konstruksi dan mengantongi Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO).

Sementara itu, pekerjaan jalan utama di Seksi Paiton-Besuki juga sudah rampung.

Kini, proyek tersebut tengah menjalani proses administrasi serta Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO).

Saat beroperasi nanti, jalan tol ini diproyeksikan memangkas waktu perjalanan secara signifikan.

Rute Probolinggo-Besuki yang biasanya ditempuh sekitar dua jam diperkirakan hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam 15 menit.

Sementara perjalanan Probolinggo-Banyuwangi juga diprediksi berkurang dari sekitar lima jam menjadi tiga jam.

Tak hanya mempercepat mobilitas masyarakat, Tol Prosiwangi juga diharapkan memperlancar distribusi barang menuju kawasan industri, pelabuhan, hingga sentra ekonomi di wilayah timur Jawa Timur.

Jalur ini akan mempermudah akses ke Pelabuhan Ketapang, yang menjadi penghubung utama Pulau Jawa dan Bali.

Sektor pariwisata juga diperkirakan ikut merasakan manfaatnya.

Destinasi seperti Kawah Ijen, Taman Nasional Baluran, Pantai Pasir Putih Situbondo, hingga berbagai objek wisata di Banyuwangi akan lebih mudah dijangkau wisatawan.

Di sisi lain, pembangunan jalan tol ini turut membuka peluang ekonomi baru.

Kehadiran rest area, kawasan pendukung di sekitar interchange, hingga meningkatnya aktivitas usaha diperkirakan mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM.

Sebelumnya, ruas Gending-Besuki sempat difungsikan saat arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Selama periode tersebut, jalan tol ini melayani lebih dari 226 ribu kendaraan, melebihi proyeksi awal.

Hal itu menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap kehadiran akses baru di wilayah timur Pulau Jawa.

READ  Percepat Hilirisasi Lewat 179 Kawasan Industri seluas 100 Ribu Hektare

Jika seluruh tahapan selesai, Jalan Tol Prosiwangi akan menjadi bagian penting dari jaringan jalan tol yang menghubungkan ujung timur Pulau Jawa.

“Melalui rantai jaringan tol yang solid ini, Jasa Marga berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkeadilan, berkelanjutan, dan membawa manfaat nyata di setiap jengkal lajur yang dilalui masyarakat,” ungkap Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono. (IB2)