Properti

Harga Properti Residensial Meningkat Terbatas

344
×

Harga Properti Residensial Meningkat Terbatas

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI: Pameran menjadi salah satu strategi pengembang untuk mendekatkan produk mereka ke konsumen. (IST)

INVESTORBISNIS.COM – Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia menunjukkan harga properti residensial di pasar primer pada triwulan II/2026 secara tahunan meningkat terbatas.

Kondisi ini tercermin dari Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) triwulan II/2026 yang tumbuh sebesar 0,69 persen (yoy), sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan I/2026 sebesar 0,62 persen (yoy).

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso mengatakan,
dari sisi penjualan, hasil survei mengindikasikan secara keseluruhan penjualan properti residensial di pasar primer membaik meski masih mengalami kontraksi sebesar 2,36 oersen (yoy).

Capaian itu tidak sedalam kontraksi pada triwulan sebelumnya sebesar 25,67 persen (yoy).

“Perbaikan tersebut didorong oleh peningkatan penjualan rumah tipe kecil dan besar, sementara penjualan rumah tipe menengah masih terbatas,” ungkap Denny dikutip Sabtu (8/8/2026).

Ia melanjutkan, dari sisi pembiayaan, hasil survei menunjukkan bahwa sumber utama pembiayaan pembangunan properti residensial oleh pengembang masih berasal dari dana internal perusahaan, dengan pangsa sebesar 73,28 persen dari total kebutuhan pembiayaan.

“Sementara, mayoritas pembelian rumah di pasar primer oleh konsumen dilakukan melalui skema pembelian Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dengan pangsa sebesar 70,05 persen dari total skema pembelian,” pungkasnya. (INA)

READ  Perkuat KEK Sanur sebagai Destinasi Kesehatan Dunia, InJourney Hospitality Hadirkan Oakwood Sanur Bali