Keuangan

Dorong Ratusan Ribu UMKM Naik Kelas, Jamkrindo Salurkan Penjaminan Rp 43,6 Triliun

2
×

Dorong Ratusan Ribu UMKM Naik Kelas, Jamkrindo Salurkan Penjaminan Rp 43,6 Triliun

Sebarkan artikel ini
FOKUS: Jamkrindo mencatat penjaminan sebesar Rp 43,6 triliun pada kuartal I/2026 dan menjangkau 836.487 pelaku UMKM serta hampir 3 juta tenaga kerja. (IST)

INVESTORBISNIS.COM – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatat realisasi volume penjaminan hingga kuartal I/2026 sebesar Rp 43,6 triliun.

Capaian tersebut menjangkau 836.487 pelaku UMKM serta turut mendukung penyerapan tenaga kerja sebanyak 2.978.129 orang.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Capaian ini menegaskan komitmen Jamkrindo dalam memperkuat peran sebagai perusahaan penjaminan nasional yang mendukung akses pembiayaan bagi pelaku usaha, khususnya sektor produktif dan UMKM.

Di saat yang sama, perusahaan juga terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional melalui layanan penjaminan yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

Pelaksana Tugas Sekretaris Perusahaan Jamkrindo, Agustinus Handoko mengatakan, perusahaan terus berupaya membangun ekosistem pengembangan UMKM di Indonesia melalui layanan penjaminan kredit yang menjembatani pelaku usaha dengan lembaga keuangan formal.

Menurutnya, di tengah dinamika ekonomi dan tantangan dunia usaha yang terus berkembang, perusahaan berupaya menghadirkan layanan penjaminan yang adaptif, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan pelaku usaha dalam memperluas akses pembiayaan.

“PT Jamkrindo tidak hanya fokus pada penguatan kinerja bisnis, tetapi juga terus berkomitmen mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM melalui berbagai program pendampingan dan literasi,” kata Handoko, Senin (11/5/2026).

“Kami percaya bahwa UMKM yang kuat akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” sambungnya.

Ia menambahkan, saat ini Jamkrindo juga terus memperkuat transformasi perusahaan melalui penguatan budaya service excellence guna meningkatkan kualitas layanan kepada seluruh pemangku kepentingan.

Transformasi tersebut dilakukan melalui penguatan kapabilitas sumber daya manusia, percepatan digitalisasi layanan, penyederhanaan proses bisnis, hingga peningkatan kualitas layanan yang lebih responsif, cepat, dan berorientasi pada kebutuhan mitra maupun pelaku usaha.

Menurut Handoko, transformasi layanan menjadi salah satu faktor penting agar perusahaan tetap relevan dan adaptif menghadapi dinamika bisnis yang terus berkembang.

READ  SPPA BEI Kian Strategis, Dorong Likuiditas dan Transparansi Pasar Surat Utang

Selain menjalankan fungsi bisnis penjaminan, Jamkrindo juga aktif menggelar berbagai kegiatan sosial dan pendampingan UMKM sebagai bagian dari komitmen menciptakan dampak berkelanjutan bagi masyarakat. (awa)