INVESTORBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan cuaca di Kota Surabaya dan wilayah sekitarnya akan didominasi oleh kondisi cerah hingga cerah berawan pada Senin (13/7/2026).
Pihak BMKG juga menyatakan bahwa tidak ada potensi turunnya hujan di wilayah metropolitan ini sepanjang hari.
Prakirawan BMKG Juanda menjelaskan bahwa cuaca yang kondusif ini sangat mendukung bagi warga yang ingin melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama dalam memulai awal pekan.
Kendati demikian, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kondisi tubuh mengingat adanya perubahan suhu yang cukup kontras antara siang dan malam hari.
Rincian Suhu dan Kecepatan Angin
Berdasarkan data resmi dari BMKG, suhu udara di Kota Pahlawan hari ini diprakirakan berada pada rentang 24 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara berkisar antara 46—85 persen.
Masyarakat juga diminta untuk mengantisipasi embusan angin yang terasa lebih kencang dari biasanya.
Angin berembun dominan dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan maksimum mencapai 37 kilometer per jam.
Embusan angin yang cukup kuat ini menjadi salah satu ciri khas saat wilayah Jawa Timur mulai memasuki puncak musim kemarau.
Kondisi Cuaca di Wilayah Penyangga (Gerbangkertosusila)
Kondisi cuaca yang cerah ini tidak hanya terjadi di Surabaya, tetapi juga meluas ke beberapa wilayah kabupaten dan kota penyangga di sekitarnya:
Sidoarjo: Diprakirakan cerah berawan sepanjang hari dengan suhu udara berkisar antara 21—31 derajat Celsius. Udara pada pagi hari dilaporkan terasa lebih sejuk dan dingin dari biasanya.
Gresik: Mengalami cuaca serupa dengan kondisi cerah dan suhu udara berada di angka 24—29 derajat Celsius.
Mojokerto: Wilayah kabupaten dan kota diprakirakan cerah seharian dengan suhu minimum mencapai 20 derajat Celsius pada malam hari dan maksimum 31 derajat Celsius di siang hari.
Imbauan untuk Masyarakat
“Bagi pengendara roda dua atau pekerja lapangan yang beraktivitas pada siang hari, disarankan untuk mengenakan jaket pelindung serta tabir surya (sunscreen) guna menghindari terik matahari yang menyengat. Sebaliknya, gunakan pakaian hangat saat berkendara di malam hari karena kombinasi angin kencang dan penurunan suhu dapat membuat tubuh lebih rentan terserang flu,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Masyarakat dapat terus memperbarui informasi prakiraan cuaca secara berkala dan mutakhir melalui laman resmi atau media sosial BMKG Juanda sebelum merencanakan aktivitas perjalanan jauh. (FUP)













