INVESTORBISNIS.COM – Ladang Lima menghadirkan kompetisi olahraga bergengsi melalui ajang Ladang Lima 3×3 Basketball Competition yang digelar dalam rangkaian acara Jawa Pos Edu Fun East 2026.
Kompetisi ini terbagi dalam beberapa kategori usia, yaitu KU 8, KU 10, KU 12, serta KU 14 (Putra).
Founder sekaligus PT Ladang Sehat Indonesia, Raka Bagus Vinaya mengatakan, turnamen ini membuka kesempatan bagi 150 tim terbaik untuk berpartisipasi dan menunjukkan kemampuan mereka di lapangan.
Mengusung format 3 on 3 yang dinamis dan kompetitif, kompetisi ini menjadi wadah bagi para atlet muda untuk mengasah keterampilan, sportivitas, serta semangat kolaborasi dalam suasana yang penuh energi.
“Para peserta juga akan memperebutkan total hadiah senilai Rp 25 juta serta mendapatkan goodie bag eksklusif dari Ladang Lima,” kata Raka Bagus ditemui saat pembukaan Jawa Pos Edu Fun East 2026 yang dihelat di Convention Hall Tunjungan Plaza (TP) 3 Surabaya, Jumat (24/4/2026).
Lebih jauh ia menjelaskan, kompetisi basket 3×3 ini menjadi langkah awal Ladang Lima dalam berkolaborasi bersama Jawa Pos melalui platform Edu Fun East.
“Kompetisi ini sekaligus menandai event perdana Ladang Lima di Jawa Pos. Ke depannya, Ladang Lima 3×3 Basketball Competition akan dikembangkan sebagai campaign berkelanjutan di Jawa Pos Edu Fun sebagai bentuk dukungan terhadap gaya hidup sehat anak-anak Indonesia,” lanjutnya.
Pertandingan kompetisi basket 3×3 berlangsung pada 24–26 April 2026. Kompetisi ini terbagi dalam beberapa kategori usia, yaitu KU 8, KU 10, KU 12, serta KU 14 (Putra), sehingga memberikan kesempatan luas bagi talenta muda dari berbagai jenjang untuk ikut berpartisipasi.
Raka Bagus menjelaskan sebagai perusahaan yang memproduksi makanan sehat bebas gluten, perusahaannya dari awal sudah konsen terhadap edukasi dan aktiviti.
“Kenapa akhirnya kita pilih basket, karena saya sendiri juga suka basket. Kebetulan ada kesempatan baik ini, langsung kita ambil,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui 3×3 Basketball Competition, Ladang Lima juga ingin mengedukasi masyarakat untuk mengkonsumsi makanan sehat.
“Edukasi ini menjadi tepat karena adik-adik kita ini harus diberi pemahanan mengenai makanan yang sehat,” pungkas Raka Bagus. (COP)














