BisnisUmum

Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR dan Tingkatkan Literasi Finansial Gen Z

356
×

Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR dan Tingkatkan Literasi Finansial Gen Z

Sebarkan artikel ini

INVESTORBISNIS.COM – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mempertegas komitmennya dalam mendukung sektor pendidikan nasional melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) strategis dengan Universitas Airlangga (UNAIR), Kamis (12/6). Kerja sama ini merupakan bagian dari transformasi BTN “Beyond Mortgage”, yaitu memperluas peran bank sebagai mitra strategis yang hadir dalam ekosistem kehidupan masyarakat, termasuk di sektor pendidikan.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menegaskan bahwa kolaborasi dengan UNAIR bukan sekadar hubungan perbankan konvensional, melainkan kemitraan jangka panjang yang berorientasi pada nilai tambah bagi seluruh civitas akademika.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

“Indonesia memiliki lebih dari 2.800 perguruan tinggi yang menjadi pusat pengembangan talenta dan inovasi nasional. Dengan lebih dari 44.000 mahasiswa serta lebih dari 2.100 dosen dan tenaga pendidik, UNAIR adalah ekosistem besar yang memiliki multiplier effect signifikan bagi perekonomian dan pengembangan SDM nasional,” ujar Nixon.

Dalam kerangka kerja sama ini, BTN akan menghadirkan dukungan layanan perbankan yang menyeluruh bagi institusi, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa. Sebagai langkah nyata, BTN berencana membuka outlet di kawasan kampus UNAIR untuk memberikan kemudahan akses layanan keuangan, mulai dari transaksi, pendanaan, hingga solusi digital banking yang terintegrasi.
Lebih jauh lagi, kemitraan ini mencakup pengembangan ekosistem kampus yang modern dan inklusif. BTN dan UNAIR sepakat untuk memperluas kolaborasi ke berbagai lini strategis, meliputi pengembangan SDM, riset bersama, dukungan sarana pendidikan, hingga program pemberdayaan masyarakat yang berdampak luas. Kehadiran BTN diharapkan dapat mendukung aktivitas pendidikan dan penelitian di UNAIR agar lebih efisien dan terdigitalisasi.

Melengkapi agenda tersebut, Nixon LP Napitupulu memberikan kuliah umum bertema “Financial Glow Up for Gen Z” kepada para mahasiswa UNAIR. Ia menyoroti tantangan besar bagi Gen Z, kelompok demografi terbesar di Indonesia (24,93% populasi), di tengah ketidakpastian ekonomi global.

READ  Laba Bersih BTN Melonjak 22,6 Persen di Kuartal I/2026, Penyaluran KPR Tembus 6 Juta Unit

Nixon memaparkan bahwa 64% Gen Z Indonesia saat ini mengalami stres finansial. Kondisi ini memicu fenomena doom spending—belanja impulsif karena pesimisme terhadap masa depan—yang dipicu oleh kenaikan biaya hidup (53%), keinginan merasa lebih baik (35%), dan utang impulsif (32%).
Dalam paparannya, Nixon menekankan bahwa manajemen keuangan yang sehat menuntut perubahan pola pikir mendasar.

Menurutnya, alokasi untuk tabungan dan investasi harus diposisikan sebagai kewajiban yang disisihkan di awal, bukan sisa dari pengeluaran konsumtif. Ia juga mengarahkan mahasiswa untuk menetapkan tujuan keuangan berdasarkan skala waktu (jangka pendek, menengah, dan panjang) serta pentingnya membangun dana darurat yang likuid dengan target ideal 3 hingga 12 kali pengeluaran bulanan.

Terkait penggunaan instrumen utang, Nixon mengingatkan peserta untuk selalu menerapkan prinsip kehati-hatian, memastikan pinjaman hanya digunakan untuk kegiatan produktif, serta tidak memaksakan kemampuan bayar.

“Gen Z sangat dipengaruhi influencer finansial, padahal hanya 28% yang rutin memverifikasi nasihat tersebut. Saya mengajak Gen Z menerapkan Soft Saving, yaitu tetap menabung namun tetap menyisihkan uang untuk kebahagiaan dan kesehatan mental,” jelas Nixon.

Sebagai solusi nyata atas kebutuhan digital generasi ini, BTN telah menghadirkan SuperApp Bale by BTN. Hingga Mei 2026, aplikasi ini telah memiliki 4,22 juta user dengan 51,5 juta transaksi senilai Rp55,45 triliun. Nasabah Bale by BTN sendiri didominasi oleh Milenial (42,4%) dan Gen Z (37,7%), dengan fitur QRIS Payment sebagai transaksi yang paling sering digunakan. Selain itu, BTN juga terus memperluas Digital Store di area high-traffic untuk memberikan digital experience yang efisien bagi generasi muda.

“Melalui literasi keuangan yang baik dan dukungan layanan digital yang inklusif, kita ingin menyiapkan generasi muda yang tidak hanya melek finansial, tetapi juga memiliki daya saing global,” tutup Nixon. (CKX)