Bisnis

PTP Nonpetikemas Catat Throughput 12,04 Juta Ton, Segmen Curah Kering Tetap Mendominasi

312
×

PTP Nonpetikemas Catat Throughput 12,04 Juta Ton, Segmen Curah Kering Tetap Mendominasi

Sebarkan artikel ini
ANTRE: Layanan pengangkutan di PTP Nonpetikemas. Perusahaan terkait membukukan kinerja stabil di triwulan I/2026, didorong pertumbuhan curah cair dan ketahanan logistik nasional. (IST)

INVESTORBISNIS.COM – Di tengah dinamika arus logistic nasional, PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) mencatat kinerja operasional yang stabil sepanjang triwulan I/2026.

Selama tiga bulan pertama di 2026 (Januari-Maret), total throughput nonpetikemas yang mencakup general cargo, curah kering, curah cair, dan bag cargo mencapai 12,04 juta ton.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Dari total tersebut, segmen curah kering masih mendominasi dengan kontribusi sebesar 46 persen, disusul curah cair 25 persen, general cargo 24 persen, dan bag cargo 5 persen.

Komposisi ini menegaskan bahwa curah kering tetap menjadi layanan utama, dengan dukungan pertumbuhan signifikan dari segmen curah cair.

Pada triwulan I/2026, realisasi curah cair tercatat sebesar 3,09 juta ton atau tumbuh 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 2,67 juta ton.

Capaian ini juga melampaui target RKAP triwulan I/2026 sebesar 2,52 juta ton, dengan kelebihan sebesar 23 persen.

Sementara itu, curah kering sebagai tulang punggung operasional mencatat realisasi sebesar 5,76 juta ton.

Capaian itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan sejalan dengan target yang telah ditetapkan.

Untuk segmen lainnya, general cargo terealisasi sebesar 2,92 juta ton atau mengalami penyesuaian sebesar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Adapun bag cargo tercatat sebesar 656 ribu ton atau turun tipis 3,3 persen secara tahunan.

Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani mengatakan capaian kinerja di awal tahun ini mencerminkan ketahanan operasional perusahaan dalam menghadapi dinamika logistik.

“Kinerja Triwulan I 2026 menunjukkan bahwa operasional PTP Nonpetikemas tetap berjalan optimal dengan dukungan peningkatan pada segmen curah cair,” kata Indra dalam keterangannya, Sabtu (25/4/2026).

“Kami terus berupaya menjaga keseimbangan kinerja di seluruh lini bisnis melalui peningkatan pelayanan dan optimalisasi fasilitas,” sambungnya.

READ  Manulife Aset Manajemen Indonesia Sabet Penghargaan Bergengsi di AAM Best of the Best Awards 2026

Secara operasional, kontribusi terbesar pada segmen curah cair berasal dari sejumlah cabang utama seperti Teluk Bayur, Pontianak, dan Jambi yang mencatat volume signifikan.

Sementara itu, pada segmen curah kering, cabang Tanjung Priok, Panjang, dan Pontianak menjadi penopang utama throughput perusahaan.

Sejalan dengan tren tersebut, pertumbuhan pada segmen curah cair juga mencerminkan meningkatnya aktivitas distribusi komoditas strategis nasional, termasuk energi dan bahan baku industri.

Hal ini menegaskan peran pelabuhan nonpetikemas yang semakin krusial dalam menjaga kelancaran rantai pasok domestik, khususnya untuk mendukung kebutuhan sektor industri dan manufaktur di berbagai wilayah Indonesia.

“Stabilnya kinerja curah kering serta terjaganya volume general cargo dan bag cargo menunjukkan bahwa aktivitas logistik nasional tetap bergerak dalam kondisi yang resilien,” ujarnya.

Indra mengungkapkan, sebagai bagian dari ekosistem Pelindo Group, PTP Nonpetikemas terus berperan dalam memastikan konektivitas antarwilayah berjalan optimal, sekaligus mendukung pemerataan distribusi barang dan penguatan ekonomi nasional.

Pada triwulan I/2026, PTP Nonpetikemas juga berpartisipasi dalam program Mudik Bersama BUMN dengan menyediakan empat unit bus rute Jakarta–Purwokerto (pergi-pulang).

Program ini mengangkut 200 pemudik yang diberangkatkan dalam kegiatan flag-off Mudik Bersama Pelindo Group sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

Senior Manager Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, Fiona Sari Utami menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga kinerja sekaligus memberikan kontribusi sosial.

“Kinerja akan terus kami optimalkan baik dalam segi operasional dan bisnis perusahaan terhadap kepuasan pelanggan serta sebagai salah satu alur utama logistik khususnya kemasan nonpetikemas,” katanya.

“Selain itu, tentu kami akan berupaya mengambil peran dalam masyarakat sebagai Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang tepat sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Fiona. (YZF)