INVESTORBISNIS.COM – Setelah pandemi Covid-19 berlalu, banyak orang mulai beraktivitas lebih sering dari biasanya.
Aktivitas tersebut juga terus meningkat ditopang oleh laju pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus membaik. Tak ayal, berbagai acara pun mulai banyak digelar.
Kondisi ini rupanya turut mendorong perkembangan bisnis event organizer (EO).
Dalam beberapa tahun belakangan, bisnis EO tumbuh cukup signikan.
Secara harfiah, EO atau event organizer berarti mengorganisir kegiatan yang bersifat sewaktu-waktu atau tidak kontinyu.
Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) mencatat, sepanjang 2025 terdapat 149 pameran dan konferensi yang diselenggarakan di Jakarta.
Angka ini bertumbuh dari 139 event pada 2024, dengan potensi transaksi sebesar lebih dari Rp 100 triliun per tahun.
Pada 2022, Indonesia Professional Organizer Summit (IPOS) pernah merilis nilai bisnis event di Indonesia berkisar antara Rp 34,5 triliun-Rp 164,4 triliun.
Dengan jumlah event mencapai 1.725-2.950 event per tahun, di luar bisnis acara pernikahan. (inf)













