Umum

Perkuat Pengembangan SDM di Pohuwato, Tambang Emas Pani Libatkan Karyawan Mengajar Lewat Kelas Inspirasi

206
×

Perkuat Pengembangan SDM di Pohuwato, Tambang Emas Pani Libatkan Karyawan Mengajar Lewat Kelas Inspirasi

Sebarkan artikel ini
CERIA: Bersama panitia, volunteers, siswa, guru, dan tim PMP yang sedang melakukan cap tangan serentak di Pohon Cita-Cita di SDN 04 Buntulia. Hulawa, Selasa (14/7/2026). (IST)

INVESTORBISNIS.COM – Tambang Emas Pani yang dikembangkan oleh PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menggelar Kelas Inspirasi melalui Corporate Volunteer Program (CVP) Bakti Merdeka.

Program ini menyasar 262 siswa dari empat sekolah di Kabupaten Pohuwato.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Kelas Inspirasi ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat kualitas sumber daya manusia lokal sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Berangkat dari semangat ini, EMAS yang juga bagian dari PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menginisiasi kegiatan CVP Bakti Merdeka melalui kegiatan Kelas Inspirasi yang melibatkan 10 karyawan PGM dan dari kantor pusat di Jakarta.

Kegiatan CVP yang berkolaborasi dengan team dari Indonesia Mengajar, digelar pada 14–15 Juli 2026 dan diikuti oleh sekitar 262 siswa dari empat sekolah di Kecamatan Buntulia, yakni SDN 02 Buntulia, SDN 04 Buntulia, SDN 05 Buntulia, dan SMPN 02 Buntulia SATAP.

Kelas Inspirasi merupakan kelanjutan dari Program Pengajar Merdeka Pohuwato (PMP) yang selama setahun terakhir menjadi salah satu program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Pani pada sektor pendidikan.

Sejumlah relawan, yang merupakan karyawan, dari kantor pusat MDKA di Jakarta maupun Tambang Emas Pani, turun langsung ke ruang-ruang kelas untuk memperkenalkan beragam profesi, berbagi pengalaman karier, serta menumbuhkan keberanian siswa dalam merancang cita-cita sejak dini.

Para relawan berasal dari berbagai bidang, mulai dari Human Resources, Compliance, Occupational Health and Safety (OHS), IT, Technical Services hingga Supply Chain Management.

Mengusung tema “Adventure: Bhinneka Cita Tunggal Carita”, para relawan menghadirkan pembelajaran interaktif.

Pendekatan belajar sambil bermain tersebut tidak hanya mengenalkan profesi di industri pertambangan, tetapi juga membangun cita-cita, meperkenalkan dunia kerja, budaya keselamatan kerja serta kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.

READ  PWI Tegaskan Pentingnya Koordinasi Penegak Hukum dalam Perlindungan Pers

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pameran hasil karya siswa yang mendokumentasikan perjalanan Program Pengajar Merdeka Pohuwato selama satu tahun, sekaligus menunjukkan perkembangan kreativitas para peserta didik.

Menurut CSR Manager Tambang Emas Pani, Mahesha Lugiana, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan membangun kualitas SDM lokal secara berkelanjutan.

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan daya saing daerah. Melalui Program Pengajar Merdeka Pohuwato dan Kelas Inspirasi, kami ingin memperluas wawasan siswa mengenai berbagai peluang karier sekaligus membangun kepercayaan diri mereka untuk meraih cita-cita. Kami berharap semakin banyak talenta muda Pohuwato yang kelak mampu mengambil peran dalam pembangunan daerahnya sendiri,” ungkap Mahesa.

Program sukarelawan karyawan (employee volunteering) yang digelar, sejalan dengan strategi keberlanjutan MDKA yang menempatkan pendidikan sebagai salah satu prioritas dalam delapan pilar Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

Bagi MDKA, investasi sosial tersebut menjadi fondasi penting untuk menciptakan masyarakat yang mandiri sekaligus mendukung keberlanjutan wilayah operasional perusahaan dalam jangka panjang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pohuwato, Iskandar Datau, mengapresiasi kontribusi Manajemen Tambang Emas Pani dalam memperkuat kualitas pendidikan di daerah.

“Pemerintah daerah mendukung agar program seperti ini terus berkembang dan dapat menjadi model bagi sekolah-sekolah lainnya. Anak-anak perlu diperkenalkan sejak dini terhadap berbagai pilihan profesi dan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja di masa depan,” ujar Iskandar.

Melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah, sekolah, masyarakat, dan organisasi pendidikan, Tambang Emas Pani berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun ekosistem pendidikan yang mampu mencetak generasi muda Pohuwato yang adaptif, berdaya saing, dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja di masa depan. (IRK)