Headline

Sebanyak 25 Juta Penduduk di Atas Usia 17 Tahun Belum Punya Rekening

360
×

Sebanyak 25 Juta Penduduk di Atas Usia 17 Tahun Belum Punya Rekening

Sebarkan artikel ini
Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu. (IST)

INVESTORBISNIS.COM – Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu mengatakan, per September 2026, pertumbuhan simpanan lintas kelompok tiering menunjukkan perbaikan, dengan rentang 1,99 persen–11,91 persen (year on year/yoy).

Simpanan pada kelompok tiering besar masih mendominasi dari sisi porsi. “Sementara itu simpanan dengan nominal di bawah Rp100 juta, yang mayoritas merupakan simpanan milik perorangan, mencatatkan perbaikan pertumbuhan dari periode Juni 2026 sebesar 5,55 persen (yoy) menjadi 7,06 persen (yoy) di September 2026,” kata Anggito dalam Konferensi Pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Ia menjelaskan, LPS terus menjaga kepercayaan masyarakat dan mendukung stabilitas sistem perbankan melalui penguatan efektivitas penjaminan simpanan serta pelaksanaan resolusi bank.

Dalam rangka menjaga efektivitas penjaminan dan stabilitas sistem perbankan, LPS mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk periode 1 Oktober 2026–31 Januari 2027, dengan beberapa pertimbangan,

“Pertimbangan itu di antaranya kenaikan suku bunga pasar yang relatif terbatas (4 bps) untuk Rupiah dan Valas sepanjang periode September sampai dengan Oktober 2026, kinerja intermediasi yang positif dengan DPK tumbuh 8,22 persen (yoy) dan kredit tumbuh 13,26 persen (yoy) serta cakupan penjaminan yang tetap berada di atas threshold (>90 persen),” jelasnya.

Dari sisi penjaminan, Anggito menyebut jika cakupan rekening yang dijamin penuh tetap terjaga di atas 90 persen, baik pada Bank Umum maupun BPR/BPRS.

Per September 2026, rekening Bank Umum yang dijamin penuh hingga Rp 2 miliar mencapai 99,94 persen atau setara dengan 712 juta rekening.

“Pada periode yang sama, rekening pada BPR/BPRS yang dijamin penuh hingga Rp 2 miliar mencapai 99,97 persen atau setara dengan 15,8 juta rekening,” ungkapnya.

READ  Airlangga Sebut Ekonomi RI Tertinggi di G-20, China, Singapura,, Korsel, Arab hingga Amerika Kalah

Lebih jauh Anggito menjelaskan, berdasarkan data per September 2026, total simpanan yang mendapatkan suku bunga di atas TBP cenderung meningkat menjadi 36,06 persen (Rp 3.791,34 triliun) dari total simpanan.

“Meningkatnya porsi simpanan tersebut menjadi salah satu aspek yang dicermati LPS dalam konteks persaingan penghimpunan dana dan dampaknya pada kondisi individual bank. LPS bersama anggota KSSK terus berupaya memperkuat sinergi agar proporsi dan suku bunga simpanan yang mendapatkan imbal hasil di atas TBP tidak meningkat,” ujarnya.

Sejalan dengan perkembangan kondisi likuiditas terkini, LPS terus mencermati perkembangan pemberian suku bunga di atas TBP.

Anggito menambahkan, sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperluas kepemilikan rekening masyarakat melalui Program Satu Orang Satu Rekening, LPS mendukung pelaksanaan program tersebut melalui koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait. Khususnya dalam penyelarasan data dan kriteria calon peserta program.

“Jumlah penduduk yang belum memiliki rekening usia di atas 17 tahun adalah sekitar 25 juta,” tegasnya.

“LPS mendukung program pemerintah yang berencana meningkatkan jumlah penduduk yang memiliki rekening,” imbuh Anggito. (UKQ)