Bisnis

Surabaya Great Expo 2026 Catat Perputaran Ekonomi Rp 7,75 Miliar

290
×

Surabaya Great Expo 2026 Catat Perputaran Ekonomi Rp 7,75 Miliar

Sebarkan artikel ini
KELILING: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berkeliling usai membuka Surabaya Great Expo (SGE) 2026 pada Rabu (5/8/2026). (PEMKOT SURABAYA)

INVESTORBISNIS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi menutup gelaran Surabaya Great Expo (SGE) 2026 di Exhibition Hall Grand City, Surabaya, Minggu (9/8/2026) malam.

Kesuksesan acara yang digelar mulai Rabu (5/8/2026) hingga Minggu (9/8/2026), tersebut ditandai dengan capaian perputaran ekonomi yang menggembirakan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

SGE 2026 sukses mencatat transaksi sebesar Rp 7,75 miliar dan mendatangkan pengunjung sebanyak 48.022 orang.

Selama lima hari berlangsung, pameran tahunan ini tidak hanya menjadi ajang promosi dan transaksi, tetapi juga menghadirkan beragam kegiatan pendukung yang menyemarakkan suasana.

Mulai dari pertunjukan seni dan tarian, talkshow, workshop, fashion show, hiburan, kompetisi, hingga kegiatan komunitas dan dunia pendidikan.

Pengunjung juga disuguhi berbagai acara interaktif serta penawaran menarik dari para peserta pameran.

Tak hanya itu, SGE 2026 turut membuka ruang pelayanan publik dan konsultasi bagi masyarakat umum maupun pelaku usaha.

Layanan yang disediakan meliputi keimigrasian, BPOM, pendaftaran merek, sertifikasi halal, informasi dan proses ekspor, hingga layanan kesehatan.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya, Mia Santi Dewi menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi seluruh pihak yang terlibat hingga rangkaian acara berjalan lancar dan semarak.

“Atas nama Pemkot Surabaya, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta pameran, mitra, komunitas, PT Dayapromo Mitra Tama selaku penyelenggara, serta masyarakat dan pengunjung yang telah membuat SGE tahun ini begitu hidup,” ujar Mia dikuyip Senin (11/8/2026).

Mia menekankan bahwa penutupan pameran secara fisik bukan berarti menghentikan langkah para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk terus berkembang dan naik kelas.

“Satu hal yang ingin saya sampaikan, yang kita tutup hari ini adalah pamerannya, bukan peluang usahanya. Saya berharap setelah SGE selesai, justru akan muncul lebih banyak transaksi, kolaborasi, pelanggan baru, dan tentu lebih banyak UKM yang naik kelas,” tegasnya.

READ  Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan LPG 3 Kg di Karesidenan Madiun Tercukupi

Menurutnya, keberhasilan UKM tidak hanya dinilai dari seberapa sering mengikuti pameran, melainkan dari sejauh mana usaha tersebut berkembang setelah acara mulai dari perluasan pasar, peningkatan omzet, hingga penguatan fondasi bisnis.

“Apa yang sudah dimulai di SGE ini jangan berhenti ketika booth dibongkar dan lampu pameran dimatikan. Kontak bisnisnya tetap disimpan, kolaborasinya dilanjutkan, transaksinya diteruskan, dan produknya terus dikembangkan. Kita ingin SGE tidak hanya menjadi event tahunan, tetapi menjadi mesin penggerak ekonomi dan etalase produk-produk terbaik di Kota Surabaya,” tandasnya.

Sementara itu, Direktur PT Dayapromo Mitra Tama (Dyandra Promosindo) selaku penyelenggara acara, M. Kushendarman, menyampaikan bahwa capaian transaksi tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan penyelenggaraan tahun lalu.

Total nilai tersebut terdiri dari transaksi langsung senilai Rp 5 miliar dan potensi transaksi bisnis tidak langsung sebesar Rp 2,7 miliar.

“Capaian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa Surabaya Great Expo tidak hanya memberikan ruang promosi dan transaksi, tetapi juga memberikan peluang kemitraan, business networking, pengembangan pasar, serta kerja sama jangka panjang bagi para peserta pameran,” ujar Kushendarman.

SGE 2026 diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 sekaligus memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ajang ini menghadirkan beragam sektor peserta, mulai dari pelaku UMKM, fashion batik, industri kreatif, BUMN/BUMD, perusahaan swasta, hingga instansi pelayanan publik dan komunitas.

Kushendarman secara khusus menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Pemkot Surabaya beserta seluruh perangkat daerah, instansi pemerintah, dan jajaran pemangku kepentingan atas sinergi yang terjalin.

Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang menyempatkan hadir langsung untuk membuka pameran tersebut pada Rabu (5/8/2026) lalu.

READ  DPRD Surabaya Minta Bapenda Tinjau Ulang Tagihan Pajak Reklame SPBU

“Keberagaman peserta menjadikan SGE sebagai ruang untuk mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun interaksi serta peluang kolaborasi. Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pihak, dan memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan ini,” ungkapnya.

Eri berharap, kerja sama yang terjalin dapat diwujudkan kembali dalam SGE 2027 dengan beragam inovasi baru yang dihadirkan.

“Semoga kerja sama ini terus berkembang dan memberikan manfaat luas bagi perekonomian Kota Surabaya,” pungkasnya. (CFG)