Investasi

Dalam Sehari, BKMS Raih Dua Penghargaan, JIIPE Gresik Diakui sebagai Kawasan Industri Penggerak Investasi Berkelanjutan

266
×

Dalam Sehari, BKMS Raih Dua Penghargaan, JIIPE Gresik Diakui sebagai Kawasan Industri Penggerak Investasi Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
SELAMAT: PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS), pengelola kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Gresik, meraih penghargaan kategori “The Largest Investment Realization Contributor of Industrial Estate in 2025” di ajang The 1st Gresik Business Forum. (IST)

INVESTORBISNIS.COM – PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS), pengelola kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Gresik, mencatat prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan dalam ajang berbeda pada Kamis (30/7/2026).

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kontribusi BKMS dalam mendorong investasi sekaligus pengembangan kawasan industri berkelanjutan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Penghargaan pertama diberikan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gresik dalam ajang The 1st Gresik Business Forum.

BKMS meraih penghargaan kategori “The Largest Investment Realization Contributor of Industrial Estate in 2025” sebagai kawasan industri dengan kontribusi realisasi investasi terbesar tahun 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kepada Direktur HR & Logistik PT BKMS Agung P. Guritno di Hotel Horison Gresik.

Sementara penghargaan kedua diterima BKMS dalam ajang Radar Surabaya Award yang digelar di Hotel Vasa Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut, BKMS mendapat apresiasi sebagai Kawasan Industri dengan Daya Tarik Investasi Berkelanjutan.

Dua penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap peran BKMS dalam mengembangkan JIIPE Gresik sebagai salah satu kawasan industri strategis di Jawa Timur yang mampu menarik investasi berskala nasional hingga global.

Dalam The 1st Gresik Business Forum yang mengusung tema “Beyond Investment: Membangun Kemitraan Strategis untuk Masa Depan Gresik”, Pemerintah Kabupaten Gresik menegaskan komitmennya membangun iklim investasi yang tidak hanya mengejar nilai investasi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, investasi yang masuk ke Gresik harus mampu memberikan manfaat berkelanjutan, mulai dari penciptaan lapangan kerja, penguatan UMKM lokal, peningkatan kompetensi tenaga kerja, hingga menjaga keberlanjutan lingkungan.

READ  Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, Minggu, 14 Juni 2026, UBS-Galeri 24 Stabil, Antam Naik

“Investasi mungkin dimulai dengan angka, tetapi kemitraan dibangun melalui kepercayaan. Investasi menghadirkan proyek, tetapi kemitraan menciptakan masa depan,” ujar Fandi Akhmad Yani.

Forum tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, asosiasi bisnis, kawasan industri, perbankan, akademisi, hingga mitra pembangunan lainnya untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekonomi daerah.

Hingga semester pertama 2026, realisasi investasi di Kabupaten Gresik tercatat mencapai sekitar Rp 11,4 triliun.

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengejar target investasi sebesar Rp 30 triliun pada tahun ini.

Direktur HR & Logistik PT BKMS Agung P. Guritno menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan.

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi BKMS untuk terus mengembangkan JIIPE sebagai kawasan industri unggulan dan tujuan investasi global.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gresik atas penghargaan ini. Penghargaan ini menjadi pendorong bagi kami untuk terus menghadirkan industri global masuk ke kawasan JIIPE maupun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik,” ujar Agung.

Ia menambahkan, masuknya perusahaan-perusahaan global dengan nilai investasi besar ke kawasan JIIPE diyakini mampu memberikan efek berganda bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain membuka lapangan kerja, kehadiran industri juga mendorong tumbuhnya sektor pendukung dan meningkatkan daya saing Kabupaten Gresik.

Melalui dua penghargaan tersebut, BKMS semakin menegaskan perannya dalam mendukung transformasi Gresik sebagai pusat industri dan investasi unggulan, sekaligus memperkuat posisi JIIPE sebagai kawasan industri dengan daya tarik investasi yang berkelanjutan. (opi)