Bisnis

Survei BI Indikasikan Kegiatan Dunia Usaha Triwulan II/2026 Meningkat

353
×

Survei BI Indikasikan Kegiatan Dunia Usaha Triwulan II/2026 Meningkat

Sebarkan artikel ini
PEMBAYARAN DIGITAL: Seorang konsumen menggunakan QRIS untuk melakukan pembayaran. (IST)

INVESTORBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) menyebut Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mengindikasikan kinerja kegiatan dunia usaha meningkat pada triwulan II/2026.

Hal ini tecermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 12,97 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan SBT pada triwulan sebelumnya sebesar 10,11 persen.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso mengatakan, meningkatnya kegiatan usaha tersebut didorong oleh kenaikan kinerja mayoritas Lapangan Usaha (LU) utama, antara lain LU Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, LU Konstruksi, dan LU Pertambangan dan Penggalian sejalan dengan aktivitas usahanya.

“Juga didorong Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sejalan dengan permintaan terjaga pada rangkaian periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan high season liburan sekolah pada triwulan II/2026,” kata Denny dalam keterangan resminya, Jumat (17/7/2026).

Ia menjelaskan, kapasitas produksi terpakai pada triwulan II/2026 tercatat sebesar 73,80 persen.

Angka tersebut meningkat dibandingkan dengan realisasi pada triwulan I/2026 sebesar 73,33 persen.

Peningkatan tersebut terutama ditopang oleh LU Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, LU Pertambangan dan Penggalian, dan LU Pengadaan Listrik.

“Sementara itu, kondisi keuangan dunia usaha secara umum tetap baik pada aspek Likuiditas maupun Rentabilitas, dengan akses kredit yang tetap mudah,” sambungnya.

Denny menambahka, responden memprakirakan kegiatan usaha pada triwulan III/2026 terjaga dengan SBT sebesar 11,75 persen.

Kinerja lapangan usaha yang diprakirakan meningkat terutama pada LU Industri Pengolahan, LU Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Motor sejalan dengan prakiraan terjaganya permintaan masyarakat, serta LU Konstruksi seiring dengan berlanjutnya pengerjaan sejumlah proyek pemerintah dan swasta.

Selain itu, kinerja kegiatan usaha pada LU Pertambangan dan Penggalian juga diprakirakan meningkat.

READ  TPS Tingkatkan Kapabilitas ESG melalui Pelatihan Laporan Keberlanjutan

“Hal ini dipengaruhi oleh penurunan curah hujan sehingga mendorong kenaikan aktivitas pertambangan,” pungkasnya. (BJY)