BisnisUmum

Bio Farma Gandeng PGN Gagas Manfaatkan CNG, Dukung Transisi Energi Nasional

378
×

Bio Farma Gandeng PGN Gagas Manfaatkan CNG, Dukung Transisi Energi Nasional

Sebarkan artikel ini

INVESTORBISNIS.COM – PT Bio Farma (Persero) resmi memulai penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai sumber energi operasional melalui kerja sama dengan PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas). Kolaborasi yang diresmikan di kompleks PT Bio Farma, Bandung, Selasa (15/7/2026), menjadi langkah nyata kedua perusahaan dalam mendukung agenda transisi energi nasional menuju energi yang lebih bersih, rendah emisi, dan berkelanjutan.

Kerja sama ini juga menjadi tonggak penting karena merupakan penggunaan CNG pertama di fasilitas produksi Bio Farma sebagai bagian dari upaya perusahaan menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasional bisnisnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Peresmian dihadiri jajaran direksi kedua perusahaan. Direktur Operasi PT Bio Farma, Iin Susanti, mengatakan penggunaan CNG merupakan langkah baru perusahaan dalam memanfaatkan energi yang lebih ramah lingkungan.

“Bio Farma berkomitmen untuk menerapkan implementasi prinsip ESG, salah satunya melalui pemanfaatan bahan bakar yang rendah emisi dan lebih ramah lingkungan seperti CNG,” ujar Iin.

Sementara itu, Direktur Utama PT Gagas Energi Indonesia, Santiaji Gunawan, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian dari komitmen PGN Gagas dalam memperluas pemanfaatan CNG ke berbagai sektor strategis, termasuk sektor kesehatan.

“Kolaborasi dengan Bio Farma menjadi bagian dari komitmen kami memperluas manfaat CNG ke sektor-sektor esensial yang menopang kebutuhan dasar masyarakat, termasuk kesehatan. Keandalan pasokan energi di fasilitas produksi seperti Bio Farma sangat penting karena menyangkut kesinambungan produksi yang berdampak langsung pada layanan kesehatan publik,” kata Santiaji.

PGN Gagas merupakan anak usaha PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) yang berada di bawah Subholding Gas PT Pertamina (Persero). Perusahaan ini berfokus pada penyediaan dan distribusi gas bumi di luar jaringan pipa melalui layanan Compressed Natural Gas (CNG) dan Liquefied Natural Gas (LNG), termasuk melalui jaringan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) bagi pelanggan industri dan komersial yang belum terjangkau jaringan gas.

READ  Tim SAR Temukan Ponsel Kopilot Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

Kerja sama dengan Bio Farma menjadi bagian dari upaya PGN Gagas memperluas pemanfaatan layanan Gaslink, yakni layanan CNG untuk sektor industri dan komersial. Hingga Juni 2026, Gaslink telah melayani lebih dari 600 pelanggan dengan total penyaluran gas mendekati 11 BBTUD.

Untuk memenuhi kebutuhan operasional Bio Farma, PGN Gagas akan menyalurkan sekitar 300.000 meter kubik CNG per bulan. Penggunaan energi tersebut diproyeksikan mampu meningkatkan efisiensi biaya operasional hingga 40 persen dibandingkan sumber energi yang sebelumnya digunakan.

Kolaborasi ini sekaligus memperkuat posisi Gaslink sebagai solusi energi bagi sektor-sektor strategis nasional serta mencerminkan sinergi lintas holding BUMN, antara Bio Farma sebagai induk Holding BUMN Farmasi dan PGN Group sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina.

Sebagai produsen vaksin terbesar di Asia Tenggara dengan produk yang telah digunakan di lebih dari 150 negara, Bio Farma membutuhkan pasokan energi yang andal untuk menjaga keberlangsungan proses produksi. Melalui kerja sama ini, keandalan pasokan energi diharapkan mampu mendukung keberlanjutan produksi vaksin dan produk kesehatan yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Peresmian penggunaan CNG di fasilitas Bio Farma menjadi bukti nyata komitmen kedua perusahaan dalam menghadirkan solusi energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga mendukung target pengurangan emisi sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional melalui kolaborasi antar-BUMN. (VLY)