Headline

Investasi di 2025 Serap 2,7 Juta Tenaga Kerja

1
×

Investasi di 2025 Serap 2,7 Juta Tenaga Kerja

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI: Arah kebijakan hilirisasi harus mampu menciptakan ekosistem industri yang berkelanjutan. (IST)

INVESTORBISNIS.COM – Investasi dan hilirisasi tidak hanya bertujuan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, tetapi juga menjadi fondasi bagi terwujudnya industri nasional yang produktif, transparan, berdaya saing, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan pekerja.

Arah kebijakan hilirisasi harus mampu menciptakan ekosistem industri yang berkelanjutan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, arah kebijakan hilirisasi telah menunjukkan hasil yang nyata.

Sepanjang tahun 2025, realisasi investasi Indonesia mencapai Rp 1.931,2 triliun, tumbuh 12,7 persen (year-on-year).

Capaian di 2025 itu berhasil melampaui target pemerintah dengan capaian 101,3 persen.

“Investasi tersebut turut menyerap lebih dari 2,7 juta tenaga kerja langsung, meningkat 10,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Rosan dikutip, Selasa (30/6/2026).

Ia menjelaskan, riset yang terhubung dengan industri menjadi salah satu faktor penting dalam membangun industri yang sehat dan berkelanjutan.

“Kepastian regulasi, good governance, serta kemudahan berusaha akan meningkatkan kepercayaan investor sekaligus menciptakan persaingan usaha yang adil,” imbuhnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekosistem inovasi nasional, pemerintah telah memberikan insentif Super Tax Deduction hingga 300 persen bagi kegiatan riset dan pengembangan serta hingga 200 persen bagi kegiatan pendidikan dan pelatihan.

Rosan menegaskan, kebijakan tersebut akan memberikan dampak optimal apabila diikuti dengan komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan di sektor industri.

Selain itu, aspek kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari agenda hilirisasi nasional.

“Pembangunan industri harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan, riset, peningkatan kompetensi, keselamatan kerja, serta terciptanya hubungan industrial yang harmonis,” pungkasnya. (IB2)

READ  Sepanjang 2025, Nilai Transaksi Kripto Indonesia Capai Rp482 Triliun