Bisnis

Patra Drilling Contractor Perkuat Bisnis Transportasi dan Logistik, Raup Pendapatan Rp 431 Miliar

1
×

Patra Drilling Contractor Perkuat Bisnis Transportasi dan Logistik, Raup Pendapatan Rp 431 Miliar

Sebarkan artikel ini
AKTIVITAS: Transportasi dan logistik menjadi bagian penting dalam mendukung industri energi. Karena itu, PDC terus mengembangkan layanan yang lebih andal, efisien, dan terintegrasi.  (IST)

INVESTORBISNIS.COM – PT Patra Drilling Contractor (PDC) terus memperkuat bisnis Transport & Logistics untuk mendukung operasional sektor energi di Indonesia.

Langkah ini dilakukan melalui penambahan armada, peningkatan kemampuan operasional, serta penerapan standar keselamatan kerja yang tinggi agar layanan yang diberikan semakin andal dan efisien.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Direktur Operasi & Marketing PDC, Agam Munawar mengatakan transportasi dan logistik merupakan salah satu kapabilitas strategis yang berperan penting dalam menjaga keberlangsungan operasional industri energi.

Karena itu, PDC terus mengembangkan unit bisnis tersebut agar mampu menghadirkan layanan yang semakin andal, efisien, dan terintegrasi sesuai kebutuhan pelanggan.

“Keandalan operasional industri energi tidak hanya ditentukan oleh aktivitas di lokasi proyek, tetapi juga oleh kesiapan sistem transportasi dan logistik yang mendukungnya,” ungkap Agam dikutup, Senin (29/6/2026).

“Penguatan kapabilitas Transport & Logistics merupakan bagian dari strategi PDC untuk menghadirkan layanan yang lebih kompetitif sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra terpercaya di sektor jasa penunjang energi,” sambungnya.

Saat ini, unit bisnis Transport & Logistics PDC melayani kebutuhan logistik melalui jalur darat, laut, hingga udara.

Layanannya mencakup mobilisasi dan demobilisasi rig pengeboran, penyediaan alat angkut berat, kendaraan operasional, layanan penanggulangan tumpahan minyak menggunakan oil boom, hingga penyediaan Accommodation Work Barge (AWB) sebagai fasilitas akomodasi bagi pekerja di proyek pengeboran lepas pantai.

Manager Transport & Logistics PDC, Kurniawan Setyo Nugroho mengatakan bahwa alam industri energi, setiap proses mobilisasi memiliki peran penting terhadap kelancaran operasional.

“Fokus kami adalah memastikan seluruh armada, peralatan, dan personel dapat bergerak secara aman, tepat waktu, dan andal sehingga operasional pelanggan dapat berjalan tanpa hambatan,” ujarnya.

READ  Indonesia Berpeluang Terima USD 260 Juta untuk Lindungi Ekosistem Laut

Selain menyediakan armada dan layanan transportasi, Unit Bisnis Transport & Logistics juga bertanggung jawab mengelola perencanaan distribusi, pengendalian biaya operasional, pemeliharaan peralatan, serta koordinasi dengan mitra kerja untuk memastikan seluruh layanan berjalan optimal.

Seluruh aktivitas tersebut dilaksanakan dengan mengedepankan standar Health, Safety, Security and Environment (HSSE) guna menjamin keselamatan pekerja, keandalan operasional, dan perlindungan lingkungan.

Menurut Kurniawan, penguatan kapabilitas operasional, peningkatan keandalan armada, serta kontribusi para pekerja yang didominasi generasi muda dengan semangat inovasi dan kolaborasi menjadi faktor penting dalam mendorong kinerja Unit Bisnis Transport & Logistics.

Penguatan kapabilitas tersebut turut mendorong Unit Bisnis Transport & Logistics PDC membukukan pendapatan sebesar Rp 431 miliar pada 2025, melampaui target perusahaan sebesar Rp 361 miliar.

Capaian tersebut sekaligus mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan Transport & Logistics yang dikembangkan PDC.

“Ke depan, PDC akan terus memperkuat kapabilitas bisnis Transport & Logistics melalui pengembangan armada, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta inovasi layanan yang mampu menjawab kebutuhan industri energi yang semakin dinamis,” imbuh Agam.

Dengan penguatan tersebut, PDC optimistis dapat terus menghadirkan solusi logistik yang aman, efisien, dan andal sekaligus memperkuat perannya sebagai mitra strategis bagi industri migas dan panas bumi di Indonesia. (IB2)