Umum

Rumah Literasi Digital Gelar AI Short Content Creator, Ajari Buat Video Viral dalam Hitungan Menit

264
×

Rumah Literasi Digital Gelar AI Short Content Creator, Ajari Buat Video Viral dalam Hitungan Menit

Sebarkan artikel ini
BELAJAR: Praktisi AI Filmmaker Rumah Literasi Digital (RLD), Deni Adi Santoso (berdiri) memandu peserta saat menjadi pemateri dalam pelatihan bertajuk "AI Short Content Creator" di Hanaka Social Space, Surabaya, Selasa (5/5/2026). (IST/RLD)

INVESTORBISNIS.COM – Era produksi video pendek yang menguras waktu dan biaya besar mulai bergeser. Kini, siapa pun punya kesempatan menciptakan konten estetik berkelas sinematik hanya dalam hitungan menit.

Fenomena ini ditangkap oleh Rumah Literasi Digital (RLD) melalui pelatihan bertajuk “AI Short Content Creator” yang berlangsung di Hanaka Social Space, Surabaya, Selasa (5/5/2026).

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Puluhan peserta dari beragam latar belakang profesi berkumpul untuk membedah teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia visual.

Mereka tidak lagi dipusingkan dengan kerumitan teknis penyuntingan konvensional, melainkan diajak menguasai berbagai alat bantu AI yang mampu mengotomatisasi proses kreatif.

Direktur RLD, Andika Ismawan menyebut bahwa langkah tersebut merupakan respons atas masifnya perkembangan teknologi digital.

Menurutnya, masyarakat saat ini jauh lebih cepat menangkap informasi yang disajikan secara visual ketimbang teks murni.

“Metode berbasis visual jauh lebih mudah dipahami publik. Melalui berbagai tools AI yang kami pelajari hari ini, pembuatan konten bukan lagi soal kerumitan, tapi efisiensi dan kreativitas,” ujarnya.

Pelatihan tersebut menghadirkan Deni Adi Santoso, seorang praktisi AI Filmmaker, sebagai mentor utama.

Pemilik akun Instagram @denipanthom ini membagikan rahasia bagaimana kecerdasan buatan mampu memangkas alur produksi yang biasanya memakan waktu berhari-hari menjadi sangat singkat, namun tetap menjaga kualitas estetika yang berpotensi viral.

Dukungan penuh datang dari pemilik Hanaka Social Space, Prasetyo Hadi Susanto. Pria yang akrab disapa Bang Yok itu mengapresiasi inisiatif jurnalis Surabaya dalam membekali masyarakat dengan kemampuan teknologi terbaru. Ia pun membuka pintu kolaborasi jangka panjang bagi kegiatan kreatif serupa.

“Sebagai tuan rumah, tentu bangga bisa menjadi bagian dari edukasi ini. Kami siap mendukung penuh setiap acara yang digelar kawan-kawan jurnalis, terutama yang berkaitan dengan literasi digital seperti yang dilakukan RLD,” ungkap Bang Yok.

READ  PGN Tutup Satgas Nataru dengan Operasional Gas Bumi Tetap Optimal

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan ilmu baru, tetapi juga dukungan dari jejaring bisnis Bang Yok, mulai souvenir cantik dari AIPEL Computer hingga voucher menarik dari Bengkel Mobil Newfast.

Sinergi antara komunitas literasi dan pelaku usaha ini diharapkan mampu mencetak kreator konten baru yang mampu bersaing di kancah nasional meski berangkat dari perangkat yang sederhana.

Sementara, salah satu peserta, Rani Aulia, mahasiswi FISIP UPN dan konten kreator Platinum Slime mengungkapkan, pelatihan pembuatan video berbasis kecerdasan buatan (AI) memberikan manfaat besar, khususnya bagi dirinya yang berprofesi sebagai content creator.

Menurutnya, kemampuan menghasilkan video secara otomatis melalui AI sangat membantu ketika beban pekerjaan sedang tinggi dan waktu produksi terbatas.

“Kalau lagi banyak konten dan tidak sempat produksi, AI bisa jadi solusi. Tinggal generate, videonya sudah bisa jadi,” terangnya.

Baginya, materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut juga mudah dipahami. Bahkan bagi peserta yang belum familiar dengan teknologi AI, penjelasan diberikan secara jelas dan berulang sehingga lebih mudah dicerna.

Dia berharap ke depan kegiatan serupa dapat lebih sering diselenggarakan dengan materi yang semakin beragam, khususnya terkait teknik penulisan prompt agar hasil konten AI lebih maksimal.

Selain itu, dia juga menilai penggunaan video AI dapat menjadi variasi menarik dalam konten digital karena dinilai lebih kreatif dan menghibur.

Lebih lanjut, ia mendorong agar workshop digital seperti ini dapat menjangkau lebih banyak komunitas, tidak hanya di kalangan kreator konten, tetapi juga komunitas lain seperti pelaku usaha kreatif.

“Workshop seperti ini sangat bermanfaat karena sekarang semuanya serba digital. Semoga bisa lebih banyak lagi diadakan dan menjangkau komunitas yang lebih luas,” urainya.

READ  Strategi Satgas Jaga Ketahanan Ekonomi dan Energi Nasional

Dia pun mengapresiasi penyelenggara karena telah memberikan wawasan baru.

“Sebelumnya, aku hanya memanfaatkan AI untuk menghasilkan gambar, namun kini sudah memahami cara membuat video berbasis AI yang dinilai sangat mendukung pekerjaannya,” terangnya. (SIA)