INVESTORBISNIS.COM – Dewan Pimpinan Provinsi APINDO Jawa Timur bersama sejumlah organisasi dan yayasan menggelar bakti sosial dengan menyalurkan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Kegiatan sosial ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara Yayasan Bhakti Persatuan, Perkumpulan Pengusaha Indonesia Tionghoa, Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya, serta Yayasan Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya.
Ketua DPP APINDO Jawa Timur Eddy Widjanarko mengatakan paket sembako tersebut disalurkan melalui berbagai organisasi masyarakat, instansi pemerintahan hingga lembaga negara di Surabaya agar dapat diteruskan kepada warga yang membutuhkan.
Beberapa lembaga yang turut menjadi mitra penyaluran antara lain Polda Jawa Timur, Polrestabes Surabaya, Kodam V/Brawijaya, Majelis Ulama Indonesia, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, serta Gerakan Pemuda Ansor.
“Sedikitnya kami sudah menyiapkan lebih dari 10.000 paket sembako selama Ramadan 1447 H. Hingga saat ini hampir 10.000 paket sudah terdistribusi,” kata Eddy Widjanarko, Kamis (5/3/2026).
Sebelumnya, APINDO Jatim bersama sejumlah organisasi juga telah menyalurkan sekitar 2.000 paket sembako kepada warga melalui Pemerintah Kota Surabaya pada 27 Februari 2026.
Menurut Eddy, bantuan tersebut dipastikan tepat sasaran karena penentuan penerima dilakukan berdasarkan data dari Bidang Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya.
“Kami menjamin tepat sasaran dan presisi, siapa saja yang berhak menerima bantuan, khusus untuk warga yang membutuhkan. Selain itu penyalurannya dilakukan oleh Pemkot Surabaya,” ujarnya.
Paket sembako yang dibagikan berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras lima kilogram, gula satu kilogram, minyak goreng satu kilogram, garam 500 gram, kopi, mi instan, sabun, serta sejumlah kebutuhan harian lainnya.
Penyaluran bantuan melalui kepolisian juga telah diterima oleh Kapolrestabes Surabaya Lutfie Sulistiawan pada Senin (2/3/2026).
Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Bhakti Persatuan sekaligus anggota Dewan Pertimbangan DPP APINDO Jatim Hermawan Santoso menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.
“Kami datang menemui Wali Kota Surabaya untuk menyerahkan bantuan bakti sosial sebanyak 2.000 paket sembako. Ini agenda rutin Yayasan Bhakti Persatuan bersama PERPIT, Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya, dan APINDO,” kata Hermawan.
Pihaknya mempercayakan proses pendistribusian kepada pemerintah kota agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengapresiasi dukungan berbagai organisasi dan yayasan yang telah berpartisipasi dalam program sosial tersebut.
“Alhamdulillah, matur nuwun kepada Yayasan Bhakti Persatuan, PERPIT, Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya, dan APINDO yang telah menyalurkan sebagian rezekinya berupa 2.000 paket sembako. Bantuan ini kami titipkan untuk warga Surabaya yang masuk dalam desil satu sampai lima atau kategori prasejahtera,” ujarnya.
Menurut Eri, kolaborasi antara pemerintah dan para pelaku usaha dalam membantu masyarakat merupakan bentuk nyata semangat gotong royong sebagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
Program bantuan sosial ini bukan kali pertama dilakukan. Sejak 2021, pemerintah kota bersama para pengusaha dan berbagai organisasi masyarakat di Surabaya secara rutin menyalurkan bantuan bagi warga yang membutuhkan. (CKE)














