BisnisUmum

TPK Bagendang Optimistis Hadapi 2026 Usai Kinerja Operasional Positif

304
×

TPK Bagendang Optimistis Hadapi 2026 Usai Kinerja Operasional Positif

Sebarkan artikel ini

INVESTORBISNIS.COM – Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang mencatatkan kinerja operasional yang positif sepanjang tahun 2025. Hingga Desember 2025, arus peti kemas di terminal tersebut mencapai 75.175 TEUs, meningkat sekitar 4 persen dibandingkan realisasi tahun 2024 yang tercatat sebesar 72.233 TEUs. Capaian ini mencerminkan pertumbuhan arus peti kemas sekaligus meningkatnya kepercayaan pengguna jasa terhadap keandalan layanan dan operasional TPK Bagendang.

Terminal Head TPK Bagendang Bumiharjo, Akhmad Fajar, menyampaikan bahwa peningkatan kinerja tersebut juga tercermin dari capaian indikator produktivitas terminal yang melampaui target.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

“Kami mencatatkan Box Ship Hour (BSH) sebesar 19,46, melampaui target yang ditetapkan sebesar 17. Sementara itu, Berth Crane Hour (BCH) mencapai 28,27, lebih tinggi dari target 27, yang menunjukkan efektivitas peralatan serta kinerja operasional di lapangan. Selain itu, tingkat Effective Time (ET) terhadap Berthing Time (BT) berhasil dicapai sebesar 69,28 persen,” jelas Fajar.

Ia menambahkan, capaian positif tersebut turut didukung oleh optimalisasi pola kunjungan kapal serta peningkatan produktivitas per kapal. Meski terjadi penyesuaian jumlah ship call dibandingkan tahun sebelumnya, arus peti kemas tetap menunjukkan tren pertumbuhan seiring meningkatnya utilisasi kapasitas kapal dan efektivitas layanan bongkar muat di TPK Bagendang.

Selain itu, kebijakan penambahan jam kerja operasional dari 20 jam menjadi 21 jam per hari terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas pelayanan dan mempercepat arus bongkar muat peti kemas.

Sebagai langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan sekaligus mengantisipasi peningkatan volume pada 2026, TPK Bagendang telah merencanakan penambahan satu unit Container Crane.

“Saat ini operasional terminal masih ditopang oleh satu unit Container Crane. Dengan penambahan peralatan tersebut, kami optimistis kapasitas pelayanan akan meningkat, waktu tunggu kapal dapat ditekan, serta produktivitas terminal terus meningkat secara konsisten,” imbuh Fajar.

READ  Menteri PKP Targetkan Penyaluran KUR Perumahan Rp20 Triliun di Jawa Timur

Sementara itu, Kepala Operasional PT Salam Pacific Indonesia Lines Cabang Sampit, Cahya Agung Saputra, menilai peningkatan arus peti kemas di TPK Bagendang merupakan implikasi positif dari perbaikan kinerja operasional yang dilakukan pengelola terminal.

“Salah satu faktor pendorong kenaikan ini adalah penambahan jam kerja operasional, dari sebelumnya 18 jam menjadi 20 jam pada 2024, kemudian dari 20 jam menjadi 21 jam di 2025, ditambah dengan komitmen TPK Bagendang dalam menjaga kinerja operasional,” ujarnya.

Cahya berharap ke depan TPK Bagendang dapat merealisasikan operasional 24 jam selama 7 hari (24/7) pada tahun 2026 guna mendorong peningkatan arus kapal dan arus peti kemas secara lebih optimal.

Dengan capaian tersebut, TPK Bagendang yang dikelola oleh PT Pelindo Terminal Petikemas menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja operasional dan memberikan pelayanan optimal kepada pengguna jasa. Upaya ini diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam mendukung kelancaran arus logistik serta pertumbuhan ekonomi, khususnya di wilayah Kalimantan Tengah. (FXK)