Keuangan

Ekonomi Indonesia Triwulan II/2026 Tumbuh Melambat ke Angka 5,29 Persen

351
×

Ekonomi Indonesia Triwulan II/2026 Tumbuh Melambat ke Angka 5,29 Persen

Sebarkan artikel ini
RILIS: Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, M. Edy Mahmud menjelaskan mengenai pertumbuhan ekonomi triwulan II/2026 berdasarkan PDB atas dasar harga berlaku Rp 6.552,1 triliun atas konstan Rp 3.576,2 triliun. (IST)

INVESTORBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II/2026 tumbuh sebesar 5,29 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Pertumbuhan ini tercatat melambat jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya 5,61 persen yoy.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, M. Edy Mahmud mengatakan, pertumbuhan ekonomi triwulan II/2026 berdasarkan PDB atas dasar harga berlaku Rp 6.552,1 triliun atas konstan Rp 3.576,2 triliun.

“Sehingga pertumbuhan ekonomi triwulan II/2026 dibandingkan triwulan II/2025 atau yoy tumbuh 5,29 persen,” kataEdy, Rabu (5/8/2026).

Lebih jauh Edy menjelaskan, ekonomi Indonesia triwulan II/2026 tumbuh sebesar 3,73 persen dibanding triwulan I/-2026 (q-to-q).

Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 12,26 persen.

“Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 15,08 persen,” sambungnya.

Edy mengatakan, dari sisi produksi, Lapangan Usaha Pengadaan Listrik dan Gas mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10,81 persen.

Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 15,97 persen.

“Ekonomi Indonesia semester I’2026 tumbuh sebesar 5,45 persen dibanding semester I/-2025 (c-to-c),” ungkapnya.

Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 11,83 persen.

Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 18,62 persen.

“Pada triwulan II/2026, kelompok provinsi di Pulau Jawa mendominasi struktur dan kinerja ekonomi Indonesia dengan kontribusi sebesar 56,47 persen dan mencatat pertumbuhan sebesar 5,65 persen (y-on-y),” pungkasnya. (YTQ)

READ  Jumlah Uang Beredar Indonesia Naik ke Rp10.432,8 Triliun pada Juni 2026