Bisnis

Harga Minyak Global Turun Usai AS dan Iran Saling Tunda Serangan

234
×

Harga Minyak Global Turun Usai AS dan Iran Saling Tunda Serangan

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI. (IST)

INVESTORBISNIS.COM – Harga minyak dunia turun seiring para pedagang menilai risiko pasokan di Timur Tengah, dengan Amerika Serikat (AS) menghentikan sementara serangan terhadap Iran selama akhir pekan.

Sementara itu, kelompok Houthi mengklaim telah melancarkan serangan terhadap sasaran di Arab Saudi.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Dikutip dari Bloomberg, harga minyak Brent tercatat turun sekitar 6 persen menuju USD 91 per barel, setelah ditutup lebih rendah pada Jumat (24/7/2026) lalu.

Sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di bawah USD 84. Selain itu, harga gas alam Eropa anjlok hingga 7,8 persen.

Setelah melancarkan serangan terhadap Republik Islam Iran selama 13 hari, AS menunda serangan sejak Jumat malam, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai langkah selanjutnya yang akan diambil Presiden Donald Trump.

Angkatan bersenjata Iran menyatakan bahwa Teheran telah menangguhkan balasannya.

Namun, kelompok Houthi yang didukung Teheran di Yaman menyatakan bahwa mereka telah menyerang fasilitas yang terkait dengan Saudi Aramco di kota-kota pelabuhan Jizan dan Yanbu di Laut Merah pada hari Sabtu (25/7/2026), meskipun baik Riyadh maupun Aramco belum segera mengonfirmasi klaim tersebut.

Harga minyak Brent telah melonjak sekitar 30 persen bulan ini, sempat menembus USD 100 per barel pekan lalu, seiring meluasnya konflik AS-Iran dari Selat Hormuz ke Laut Merah.

Konflik tersebut — yang kini mendekati akhir bulan kelima — telah memicu kekhawatiran akan guncangan inflasi global seiring menipisnya cadangan minyak dan melonjaknya harga produk.

Pada akhir pekan lalu, pihak berwenang Arab Saudi mengeluarkan peringatan darurat untuk dua provinsi, sebelum mencabutnya tak lama setelahnya.

Yanbu, titik akhir barat pipa minyak Timur-Barat Arab Saudi, telah menjadi pintu keluar ekspor minyak mentah utama kerajaan tersebut, menangani jutaan barel per hari sejak Selat Hormuz secara efektif ditutup.

READ  Ketegangan Kawasan Memanas, RI Tempuh Diplomasi Terkait Tanker Pertamina di Selat Hormuz

Jizan menjadi lokasi kilang dan terminal ekspor milik Aramco.

Indeks Harga Minyak:

Harga minyak Brent untuk pengiriman September turun 5,7 persen menjadi USD 91,22 per barel pada pukul 06.01 pagi di Singapura.

Harga minyak WTI untuk pengiriman September turun 6,7 persen menjadi USD 83,35 per barel. (OPE)