INVESTORBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Kota Surabaya dan sekitarnya pada hari ini, Rabu (15/7/2026), akan didominasi oleh kondisi cerah hingga cerah berawan sepanjang hari.
Kendati demikian, masyarakat diimbau untuk mewaspadai fluktuasi suhu yang cukup signifikan antara siang yang terik dan malam hari yang dingin khas musim kemarau (bediding).
Berdasarkan data prakiraan cuaca resmi dari BMKG Juanda, suhu udara di Kota Pahlawan hari ini diproyeksikan berkisar antara 22°C hingga 31°C.
Tingkat kelembapan udara diperkirakan berada di angka 53 persen hingga 84 persen, sementara angin berembus dominan dari arah Timur menuju Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 6 hingga 27 km/jam.
Kondisi Cuaca Pagi hingga Malam Hari
BMKG membagi estimasi kondisi cuaca di Surabaya hari ini ke dalam beberapa waktu dinamis:
Pagi Hari (07.00 – 10.00 WIB):
Cuaca di Surabaya diprediksi cerah berawan. Suhu udara rata-rata menyentuh 29°C pada pukul 08.00 WIB dengan kelembapan udara sekitar 61 persen.
Kondisi ini dinilai sangat bersahabat untuk aktivitas luar ruangan pagi hari maupun olahraga ringan.
Siang Hari (12.00 – 15.00 WIB):
Sinar matahari akan terasa sangat terik menyengat dengan suhu udara mencapai puncaknya di angka 31°C hingga 32°C.
Embusan angin kencang dari arah Tenggara juga patut diwaspadai karena dapat membawa debu kering khas musim kemarau.
Malam hingga Dini Hari (18.00 – 04.00 WIB):
Memasuki malam hari, cuaca cenderung cerah dengan suhu yang berangsur turun ke angka 27°C pada pukul 20.00 WIB.
Memasuki dini hari, suhu udara diproyeksikan merosot hingga menyentuh titik terendah sekitar 22°C.
Imbauan BMKG untuk Masyarakat
Pihak BMKG mengingatkan masyarakat Surabaya agar tetap menjaga kondisi tubuh di tengah perbedaan suhu siang dan malam yang cukup ekstrem ini.
Fenomena suhu dingin di malam hingga pagi hari (bediding) ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga puncaknya di bulan Agustus nanti.
“Saat siang hari cuaca terasa sangat terik, sedangkan menjelang dini hari suhu turun drastis. Perubahan suhu yang signifikan ini membuat tubuh lebih rentan terserang flu atau penyakit pernapasan lainnya,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan pada siang hari disarankan untuk:
1.Mengonsumsi air putih yang cukup guna menghindari dehidrasi.
2.Menggunakan tabir surya (sunscreen) serta pelindung tambahan seperti topi atau jaket.
3.Menggunakan masker untuk mengantisipasi debu jalanan yang terbawa angin kencang.
Bagi warga yang ingin memantau perkembangan cuaca secara real-time, BMKG mengimbau untuk terus memperbarui informasi resmi melalui kanal situs web bmkg.go.id atau akun media sosial resmi @infobmkg. (GWS)











