Investasi

Proyek Ekspor PAL Libatkan Lebih dari 100 Mitra Lokal

1
×

Proyek Ekspor PAL Libatkan Lebih dari 100 Mitra Lokal

Sebarkan artikel ini
SIAP: PT PAL melibatkan lebih dari 100 mitra lokal dalam proyek Landing Dock Philippines #1 guna memperkuat industri nasional dan meningkatkan daya saing global. (IST)

INVESTORBISNIS.COM – Keberhasilan PT PAL Indonesia memperoleh kontrak baru tidak hanya dimaknai sebagai pencapaian bisnis perusahaan.

Di balik setiap proyek strategis yang dijalankan, perusahaan juga berupaya menghadirkan manfaat yang lebih luas dengan mendorong pertumbuhan industri pendukung di dalam negeri.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen memperkuat ekosistem industri nasional agar semakin kompetitif.

Salah satu implementasi komitmen tersebut terlihat pada pengerjaan proyek Landing Dock Philippines (LDP) #1.

Dalam proyek ekspor ini, PAL menggandeng lebih dari 100 mitra lokal yang berasal dari berbagai sektor industri untuk terlibat dalam proses produksi dan pengembangan kapal.

Pelibatan ratusan industri pendukung tersebut bertujuan membangun rantai nilai nasional yang lebih kuat.

Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan kemampuan para mitra dalam memenuhi standar kualitas yang semakin tinggi sehingga siap bersaing di tingkat internasional.

PAL menilai penguatan industri nasional tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri.

Sinergi yang berkelanjutan antara perusahaan utama dan industri pendukung menjadi faktor penting untuk menciptakan industri maritim dan pertahanan yang mandiri, kompetitif, serta memiliki daya saing global.

CTRO PT PAL, Briljan Gazalba menegaskan bahwa setiap peluang bisnis yang diperoleh perusahaan harus memberikan manfaat bagi pertumbuhan industri nasional.

“Ketika PT PAL mendapatkan kepercayaan dari pelanggan, maka kepercayaan tersebut harus diterjemahkan menjadi kesempatan bagi industri pendukung nasional untuk tumbuh bersama,” ujarnya, Minggu (28/6/2026).

“Semakin banyak industri berkualitas yang terlibat, semakin kuat pula fondasi industri maritim dan pertahanan Indonesia di masa depan,” sambung Briljan.

Ia menjelaskan bahwa proyek Landing Dock Philippines #1 tidak hanya berfokus pada penguatan rantai pasok domestik.

READ  SIG Tuntaskan Proyek Pengembangan Dermaga dan Fasilitas Ekspor Tuban

PAL juga mendorong peningkatan kualitas produk dan standardisasi komponen agar industri pendukung nasional memiliki kemampuan untuk memasuki pasar global.

“Melalui pola kemitraan yang terus dikembangkan, perusahaan turut membantu meningkatkan kualitas, efisiensi, serta kemampuan teknis para pelaku industri pendukung,” katanya.

Upaya tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas produksi sekaligus memperkuat daya saing industri dalam negeri.

Selain itu, kolaborasi ini juga berkontribusi pada terciptanya lapangan kerja baru, peningkatan kompetensi tenaga kerja nasional, serta semakin besarnya tingkat kandungan dalam negeri pada berbagai proyek strategis yang dikerjakan perusahaan.

PT PAL menilai keberlanjutan ekosistem industri menjadi salah satu kunci untuk menjaga daya saing nasional.

“Seiring meningkatnya kepercayaan pasar global terhadap produk perusahaan, PT PAL berkomitmen menjadikan proyek-proyek strategis sebagai sarana bagi industri lokal untuk berkembang, naik kelas, dan semakin mampu bersaing di pasar internasional,” pungkasnya. (opi)