Properti

Wika Beton Suplai Beton Pracetak untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Rp 75,9 Miliar

1
×

Wika Beton Suplai Beton Pracetak untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Rp 75,9 Miliar

Sebarkan artikel ini
PROYEK INFRASTRUKTUR: Wika Beton memasok beton pracetak senilai Rp 75,9 miliar untuk percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia. (IST)

INVESTORBISNIS.COM – PT Wijaya Karya Beton Tbk (Wika Beton) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan nasional melalui penyediaan beton pracetak untuk proyek Sekolah Rakyat di berbagai daerah di Indonesia.

Direktur Utama Wika Beton, Kuntjara mengatakan, nilai pasokan yang digelontorkan perusahaan mencapai Rp 75,9 miliar.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Langkah tersebut menjadi wujud nyata dukungan Wika Beton terhadap agenda pembangunan nasional dan implementasi Asta Cita Pemerintah.

Inisiatif ini juga menjadi bagian dari sinergi bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam menghadirkan akses pendidikan yang lebih berkualitas dan merata bagi masyarakat.

Partisipasi dalam proyek strategis tersebut sekaligus mempertegas posisi Wika Beton sebagai salah satu pendukung utama pembangunan nasional.

Keterlibatan ini juga memberikan kontribusi positif terhadap perolehan kontrak perusahaan.

Dengan dukungan jaringan 13 pabrik beton yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, Wika Beton mampu memperlancar distribusi produk-produk pracetak ke sejumlah daerah, sehingga proses pembangunan Sekolah Rakyat dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.

Dalam proyek tersebut, Wika Beton memasok sejumlah produk unggulan, antara lain tiang pancang kotak sebagai fondasi bangunan sekolah, u-ditch untuk mendukung sistem drainase yang praktis, serta hollow core slab yang digunakan sebagai pelat lantai pada bangunan sekolah bertingkat.

Kombinasi ketiga produk pracetak tersebut dinilai menjadi solusi penting untuk memangkas waktu konstruksi secara signifikan dibandingkan metode konvensional.

Dengan demikian, target pembangunan Sekolah Rakyat dapat dipercepat.

Efisiensi pembangunan ini menjadi bagian penting dalam mendukung visi pemerintah untuk menghadirkan 500 Sekolah Rakyat hingga tahun 2029.

Program tersebut diproyeksikan mampu menjangkau sekitar 500 ribu peserta didik, sekaligus menjadi salah satu strategi dalam memperluas akses pendidikan berkualitas dan memutus rantai kemiskinan ekstrem di Indonesia.

READ  HET Minyakita Segera Naik, Jadi Berapa?

Kuntjara menegaskan keterlibatan perusahaan dalam proyek tersebut tidak semata-mata berorientasi pada aspek bisnis, melainkan juga merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kami memandang proyek ini sebagai bentuk dedikasi korporasi WIKA Beton dalam menyediakan sarana belajar yang layak demi masa depan generasi penerus bangsa,” ungkap Kuntjara, Kamis (4/6/2026).

Komitmen ini sejalan dengan produk pracetak Wika Beton yang mengutamakan aspek keberlanjutan lingkungan, dari pemanfaatan material hingga proses produksi.

“Oleh karena itu, kontribusi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi kinerja finansial WIKA Beton, tetapi juga bagi masyarakat luas,” sambungnya.

Sejalan dengan keterlibatan tersebut, Wika Beton juga semakin menegaskan implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Khususnya pada poin keempat mengenai pendidikan berkualitas dan poin kesembilan terkait pembangunan infrastruktur yang tangguh.

“Sebagai bagian dari ekosistem Danantara dan BUMN, perusahaan terus mendorong transformasi industri konstruksi nasional agar semakin modern, kompetitif, dan memiliki daya saing tinggi,” ujarnya.

Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan fondasi yang kuat bagi lahirnya talenta-talenta inovatif yang akan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. (awa)