Bisnis

Garuda Indonesia Pertahankan Rating “idBBB” dari Pefindo

374
×

Garuda Indonesia Pertahankan Rating “idBBB” dari Pefindo

Sebarkan artikel ini
KINERJA: Garuda Indonesia mempertahankan peringkat korporasi di level “idBBB’ dari Pefindo. (IST)

INVESTORBISNIS.COM – Garuda Indonesia kembali mempertahankan peringkat korporasi di level “idBBB” dari Pefindo.

Peringkat ini menunjukkan kemampuan perusahaan yang masih cukup kuat dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Penilaian tersebut mengacu pada laporan keuangan audit per 31 Desember 2025.

Selain itu, juga mempertimbangkan proyeksi kinerja serta strategi transformasi yang sedang dijalankan.

Peringkat ini berlaku untuk periode 15 April 2026 hingga 1 April 2027.

Dalam kategori Pefindo, “idBBB” menandakan kondisi kredit yang stabil. Namun, tetap ada sensitivitas terhadap kondisi eksternal seperti perubahan ekonomi global dan situasi geopolitik.

Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Oentoro menyebut pencapaian ini sebagai tanda positif dari proses transformasi perusahaan.

Ia menjelaskan bahwa penguatan keuangan terus dilakukan secara konsisten. Mulai dari pengelolaan likuiditas, efisiensi biaya, hingga optimalisasi pendapatan.

“Di tengah tekanan industri global yang masih berlanjut, capaian ini menjadi sinyal bahwa arah transformasi kami sudah on the track,” ujar Thomas, Senin (4/5/2026).

Lebih lanjut Thomas mengatakan capaian ini juga mencerminkan meningkatnya kepercayaan pemangku kepentingan terhadap kemampuan perseroan dalam menjaga stabilitas usaha dan mengelola risiko secara terukur.

“Upaya perseroan dalam mengakselerasikan transformasi kinerja operasional masih terus berlangsung hingga saat ini sebagai fundamental secara berkelanjutan,” ujarnya.

Thomas menambahkan, melalui enam pilar transformasi yang menitikberatkan pada Service Transformation & Customer Experience, Branding Transformation, Business Transformation, Operational Transformation, Digital Transformation dan Human Capital Reinvention maka perseroan diharapkan dapat memiliki hasil yang terukur, dengan memastikan fondasi jangka panjang tetap terbangun secara optimal dan semakin kompetitif.

Secara fundamental, perbaikan kinerja keuangan Garuda Indonesia tercermin dari posisi ekuitas yang kembali positif sebesar USD 91,9 juta per akhir 2025, serta peningkatan kas dan setara kas menjadi USD 943,4 juta.

READ  SPPA BEI Kian Strategis, Dorong Likuiditas dan Transparansi Pasar Surat Utang

Perbaikan ini memperkuat fleksibilitas keuangan perseroan dalam menjaga kesinambungan operasional dan mendukung agenda transformasi jangka panjang.

Meski Pefindo menekankan adanya potensi outlook negatif yang terjadi selaras dengan potensi tekanan industri global imbas situasi geopolitik, Garuda Indonesia memandang optimisme terhadap prospek usaha ke depan diperkirakan tetap terjaga melalui penguatan struktur keuangan, peningkatan disiplin operasional, serta akselerasi pemulihan kapasitas produksi.

“Kami akan terus menjaga momentum perbaikan kinerja ini secara konsisten. Fokus kami tidak hanya pada stabilitas jangka pendek, tetapi juga memastikan keberlanjutan bisnis melalui struktur keuangan yang semakin sehat dan resilient melalui berbagai inisiatif yang kami jalankan,” tutup Thomas. (ZPU)