BisnisUmum

DTIIF 2026: TelkomGroup Kembangkan AI, IoT, dan PaDiSera untuk Ekosistem Digital Nasional

379
×

DTIIF 2026: TelkomGroup Kembangkan AI, IoT, dan PaDiSera untuk Ekosistem Digital Nasional

Sebarkan artikel ini

INVESTORBISNIS.COM – TelkomGroup secara resmi meluncurkan empat kapabilitas Sovereign Digital Technology dalam ajang Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 yang berlangsung di Jakarta, Senin (26/10). Inisiatif strategis ini dihadirkan untuk memperkuat kedaulatan serta kemandirian ekosistem teknologi digital nasional melalui penguatan infrastruktur, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dan perluasan akses pasar bagi UMKM.

Peluncuran tersebut dihadiri oleh Chief Technology Officer Danantara Sigit Puji Santosa, Managing Director Strategic Technology Initiatives Danantara Irwan Rey, Direktur IT Digital Telkom Kharim I. G. Siregar, serta Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Chief Technology Officer Danantara, Sigit Puji Santosa, mengapresiasi terobosan TelkomGroup dan menyoroti pentingnya sinergi lintas lembaga dalam mempercepat inovasi berbasis kedaulatan data.

“Selamat atas peluncuran Sovereign Digital Technology TelkomGroup. Kami berharap inisiatif ini dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara Danantara, TelkomGroup, BUMN, dan para pemangku kepentingan, sehingga mampu melahirkan inovasi yang relevan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta perekonomian Indonesia,” ungkap Sigit.

Forum DTIIF 2026 sendiri diselenggarakan pada 26–28 Oktober 2026 mengusung tema “Investing in Tomorrow: Advancing Technology, Innovation, and Sustainable Growth”. Acara ini mempertemukan jajaran pemerintah, BUMN, investor, pelaku industri, hingga inovator untuk mendorong kolaborasi serta investasi strategis di sektor teknologi.

Empat Pilar Utama Sovereign Digital Technology TelkomGroup
Saat mendampingi kunjungan ke booth pameran TelkomGroup, Kharim I. G. Siregar dan Seno Soemadji memaparkan empat kapabilitas utama yang membentuk ekosistem digital nasional terintegrasi, yaitu:

AI Ready Data Center
Dikembangkan melalui operating company (OpCo) NeutraDC, pilar ini menjadi fondasi komputasi kuat untuk mendukung pengoperasian berbagai model AI di Indonesia dan Asia Tenggara, dengan target aspirasi ekspansi kapasitas hingga 1 gigawatt (GW).

READ  Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum

AI ModelHub
Menyediakan akses terpadu ke beragam model AI guna mendukung pemanfaatan teknologi secara aman, terukur, dan tetap menjaga kendali penuh atas data strategis nasional.

National IoT Platform
Dioperasikan oleh Telkomsel dengan mengintegrasikan konektivitas perangkat Internet of Things (IoT) serta analitik berbasis AI. Saat ini, platform tersebut telah menaungi sekitar tiga juta perangkat terhubung di seluruh Indonesia untuk pemantauan, keamanan, dan efisiensi operasional industri.

PaDiSeraMarketplace nasional besutan Danantara yang memanfaatkan fondasi platform PaDi UMKM. Sejak 2020, PaDi UMKM telah menghubungkan lebih dari 190.000 UMKM dengan kebutuhan pengadaan BUMN. Kehadiran PaDiSera bertugas memperluas jangkauan UMKM hingga ke pasar ritel.

Dorong Ekosistem Terintegrasi dan Berdaya Saing
Pada kesempatan terpisah, Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menegaskan bahwa penguasaan fondasi teknologi secara menyeluruh merupakan syarat mutlak menuju kemandirian digital Indonesia.

“Kemandirian digital perlu dibangun melalui penguasaan fondasi teknologi secara menyeluruh, mulai dari infrastruktur dan komputasi, pengembangan AI, hingga penerapan solusi digital yang menjawab kebutuhan sektor strategis. Penguasaan teknologi juga perlu diiringi kemampuan membangun ekosistem yang terintegrasi agar teknologi tidak hanya menjadi enabler transformasi, tetapi juga menciptakan nilai tambah dan meningkatkan daya saing nasional,” tegas Nanang.

Ia menambahkan, kolaborasi bersama Danantara ini memastikan agar dampak positif dari efisiensi dan transformasi digital dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pelaku usaha kecil.

“TelkomGroup dan Danantara ingin memastikan manfaat transformasi digital dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk melalui perluasan akses teknologi dan peluang pasar bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang di era ekonomi digital,” pungkas Nanang.

Partisipasi aktif TelkomGroup di DTIIF 2026 kembali mengukuhkan komitmen perusahaan sebagai pilar utama transformasi digital Indonesia yang berdaulat, inklusif, dan berdaya saing global. (ANY)