INVESTORBISNIS.COM – Hari ini, Selasa (20/10/2026), Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto genap memasuki dua tahun masa kerja.
Dalam dua tahun pertama tersebut, berbagai program prioritas dan pembangunan terus dijalankan, mulai dari penguatan ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, perumahan, investasi, hingga hilirisasi industri.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya mengatakan, dua tahun pertama pemerintahan menjadi bagian dari perjalanan kerja dan pengabdian untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh penjuru negeri.
“Sekilas cuplikan, 2 tahun pertama kerja nyata untuk negeri,” kata Teddy dalam keterangan resminya.
Dalam video yang menyertai keterangan tersebut, perjalanan dua tahun pemerintahan diawali dari pembentukan Kabinet Merah Putih pada 20 Oktober 2024.
Presiden Prabowo sejak awal menekankan pentingnya kesetiaan kepada bangsa dan negara serta pengelolaan kekayaan nasional untuk sebesar-besarnya pelayanan kepada rakyat.
“Hanya apabila kita bisa menjaga dan mengelola dengan baik semua kekayaan kita, kita bisa memberi pelayanan kepada rakyat kita,” ujar Presiden dalam cuplikan video tersebut.
Sejumlah capaian di sektor pangan turut ditampilkan. Pemerintah mencatat swasembada pada delapan komoditas pangan serta cadangan pangan sebesar 5,2 juta ton, tertinggi dalam sejarah Indonesia.
Di bidang pemenuhan gizi, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 62 juta penerima manfaat.
Di sektor pendidikan, pemerintah mencatat 265 Sekolah Rakyat yang telah hadir, dengan 43 ribu anak jalanan kembali bersekolah.
Selain itu, sebanyak 30 ribu sekolah telah direnovasi dan 288.180 layar interaktif dibagikan untuk sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.
Pemerintah juga meningkatkan insentif guru honorer sebesar 30 persen.
Perhatian terhadap kesehatan masyarakat juga menjadi bagian dari capaian dua tahun pertama.
Program Cek Kesehatan Gratis disebut telah memberikan 108 juta layanan, sementara 22 rumah sakit baru dibangun untuk memperluas akses pelayanan kesehatan.
Pada sektor perumahan dan kawasan masyarakat, sebanyak 400 ribu rumah telah selesai diperbaiki.
Pemerintah juga mengembangkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih serta pembangunan infrastruktur penunjang lainnya, termasuk lebih dari 9.000 kilometer irigasi, 3.500 jembatan, 2.228 kilometer jalan Inpres, dan 3.000 titik air bor baru.
Pada sektor energi, pemerintah juga mencatat capaian swasembada energi melalui BBM Solar B50. Sementara, dalam penguatan pelayanan keagamaan, pemerintah juga membangun Kampung Haji.
Di bidang investasi, dua tahun pertama pemerintahan mencatat nilai investasi sebesar Rp 3.923 triliun dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 5.485.944 orang.
Pemerintah juga melanjutkan agenda hilirisasi melalui peletakan batu pertama 26 proyek, termasuk pengembangan proyek baterai kendaraan listrik yang dalam video disebut sebagai yang terbesar di Asia Tenggara.
Pemerintah turut melakukan berbagai langkah penataan ekonomi dan pengelolaan aset negara.
Penyelamatan kekayaan negara tercatat senilai lebih dari Rp 54,8 triliun, pelunasan utang obligasi BLBI sebesar Rp 218,3 triliun, serta penutupan 290 BUMN yang disebut menghasilkan penghematan sekitar Rp 50 triliun setiap tahun.
“Dalam 2 tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, berbagai program prioritas dan pembangunan terus berjalan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh penjuru negeri,” tulis Teddy.
Meski berbagai capaian telah dicatat, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pekerjaan pemerintah masih panjang.
Capaian dua tahun pertama menjadi pijakan untuk melanjutkan berbagai program dan agenda pembangunan pada tahun-tahun berikutnya.
“Cita-cita kita lebih besar, pekerjaan kita masih banyak, perjalanan perjuangan kita masih jauh. Tapi kita sudah melihat apa yang kita sudah capai,” ujar Presiden.
Teddy menegaskan bahwa pengabdian pemerintah akan terus dilanjutkan untuk mewujudkan tujuan pembangunan nasional.
“2 tahun pertama telah dilalui, kerja nyata dan pengabdian terus berlanjut untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” pungkas Teddy. (WZA)













