HeadlineUmum

Sah jadi Anggota NU, Presiden Prabowo Terima KTA Seumur Hidup Sambil Tersenyum

219
×

Sah jadi Anggota NU, Presiden Prabowo Terima KTA Seumur Hidup Sambil Tersenyum

Sebarkan artikel ini
ANGGOTA SEUMUR HIDUP: Presiden Prabowo Subianto tersenyum membaca KTA yang diterimanya saat menutup Muktamar ke-35 NU di Ponpes Tambakberas Jombang, Senin (31/8/2026). (IST)

INVESTORBISNIS.COM – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar sejak 27 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, berakhir Senin (31/8/2026).

Ada yang istimewa dalam penutupan Muktamar NU tahun ini. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) seumur hidup.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

KTA NU tersebut diserahkan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar kepada presiden, di hadapan peserta dan warga NU di penutupan Muktamar ke-35 NU.

Dalam prosesi tersebut, KH Miftachul Akhyar didampingi Ketua Umum PBNU terpilih masa khidmat 2026–2031 KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, serta Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf.

Usai menerima KTA, Presiden Prabowo memperlihatkan kartu tersebut kepada peserta dan awak media.

Presiden tampak tersenyum saat menunjukkan KTA yang mencantumkan status keanggotaan NU seumur hidup.

Prabowo mengungkapkan, pemberian KTA NU tersebut menjadi salah satu alasan dirinya menghadiri langsung penutupan Muktamar ke-35 NU di Jombang.

Prabowo mengatakan, sebelumnya Ketua Umum PBNU periode 2021–2026 KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya telah menyampaikan janji untuk memberikan KTA NU kepadanya.

“Beberapa hari lalu saya dapat berita dari Gus Yahya bahwa kartu anggota sudah ada, makanya saya datang. Karena janji, begitu sudah ada saya datang. Di sini dituliskan anggota seumur hidup,” ujar Prabowo.

Penyerahan KTA tersebut menjadi salah satu momen dalam penutupan Muktamar ke-35 NU yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

Muktamar sekaligus menjadi momentum konsolidasi organisasi dan penetapan kepengurusan PBNU untuk masa khidmat 2026–2031.

Dalam Muktamar ke-35 NU, KH Miftachul Akhyar kembali ditetapkan sebagai Rais Aam PBNU melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).

READ  Polres Tuban dan Diskopumdag Sidak SPBU, Pastikan Kualitas Pertalite Aman

Sementara KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026–2031.

Rangkaian Muktamar ke-35 NU di Jombang tersebut dihadiri jajaran pengurus NU, para ulama, peserta Muktamar, serta sejumlah tokoh nasional.

Penutupan Muktamar menjadi penanda berakhirnya rangkaian agenda organisasi sekaligus dimulainya masa khidmat kepengurusan PBNU periode 2026–2031. (CWS)