Bisnis

Cadangan Devisa Juli 2026 Turun USD 300 Juta

348
×

Cadangan Devisa Juli 2026 Turun USD 300 Juta

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI: Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2026 tetap terjaga sebesar USD 145,3 miliar. (IST)

INVESTORBISNIS.COM – Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2026 tetap terjaga sebesar USD 145,3 miliar.

Jumlah tersebut turun USD 0,3 miliar (USD 300 juta) bila dibandingkan dengan posisi akhir Juni 2026 sebesar USD 145,6 miliar.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Ramdan Denny Prakoso mengatakan, perkembangan posisi cadangan devisa Juli 2026 tersebut dipengaruhi terutama oleh penerimaan pajak dan jasa serta penerbitan global bond pemerintah.

“Di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah Bank Indonesia sebagai respons terhadap ketidakpastian pasar keuangan global yang kembali meningkat,” kata Denny dikutip Sabtu (8/8/2026).

Lebih jauh ia menjelaskan, posisi cadangan devisa pada akhir Juli 2026 setara dengan pembiayaan 5,5 bulan impor atau 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

“Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal, serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” sambungnya.

Denny menambahkan, ke depan Bank Indonesia meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik.

“Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” pungkas Denny. (QDZ)

READ  Neraca Pembayaran Indonesia Triwulan I/2026 Catat Defisit USD 9,1 Miliar