Bisnis

Mengunjungi Desa Penglipuran Bali Kini Makin Mudah dan Murah

270
×

Mengunjungi Desa Penglipuran Bali Kini Makin Mudah dan Murah

Sebarkan artikel ini
DESTINASI: Berkunjung ke Desa Wisata Penglipuran Bali kini semakin mudah dan terjangkau dengan Damri. (IST) Desa Wisata Penglipuran adalah sebuah desa adat tradisional yang terletak di Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali. (IST)

INVESTORBISNIS.COM – Desa Wisata Panglipuran terkenal di tingkat internasional sebagai salah satu desa terbersih di dunia.

Desa ini berada di ketinggian sekitar 600–700 meter di atas permukaan laut (dpl), sehingga memiliki atmosfer yang sejuk, asri, dan bebas dari polusi kendaraan bermotor.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Melalui pengelolaan pariwisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan, Penglipuran berhasil menyabet penghargaan bergengsi Best Tourism Village dari UN Tourism pada tahun 2023.

Berkunjung ke Desa Wisata Penglipuran, kini pun semakin mudah dan terjangkau.

Hal ini salah satunya berkat konektivitas antar layanan yang dimiliki oleh Damri, yang menghubungkan Trans Sarbagita dengan Damri Perintis.

Sehingga masyarakat maupun wisatawan dapat menikmati perjalanan yang nyaman tanpa perlu menggunakan kendaraan pribadi.

Perjalanan dimulai dari GOR Ngurah Rai di Kota Denpasar menggunakan layanan Trans Sarbagita yang dioperasikan Damri menuju Terminal Loca Crana, Bangli dengan tarif gratis yang berangkat pukul 07.00 WITA, 09.00 WITA, 12.30 WITA, dan 14.00 WITA.

Dari Terminal Loca Crana, pelanggan dapat melanjutkan perjalanan menggunakan layanan Damri Perintis tujuan Catur, Hulundanu, atau Penarukan yang melintasi kawasan Desa Wisata Penglipuran, dengan tarif mulai dari Rp 5.000 dan beroperasi mulai pukul 05.00 WITA hingga 15.00 WITA tiap 1 jam.

Kemudahan akses ini menjadi solusi bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan Desa Wisata Penglipuran, yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata terbaik di Indonesia dengan lingkungan yang asri, budaya yang tetap lestari, serta keramahan masyarakatnya.

Penggunaan transportasi umum juga menjadi pilihan yang lebih praktis, ekonomis, dan ramah lingkungan.

Head of Corporate Communication Damri, Niken Distian mengatakan pihaknya senantiasa berkomitmen menghadirkan konektivitas menuju berbagai destinasi wisata unggulan di Indonesia melalui layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau.

READ  Trafik Data Nataru Melonjak Double Digit, Indosat Pastikan Jaringan Tetap Andal

“Damri tidak hanya menghubungkan masyarakat dari satu daerah ke daerah lainnya, tetapi juga membuka akses menuju destinasi wisata yang memiliki potensi besar. Melalui layanan Trans Sarbagita dan Damri Perintis, kami ingin memberikan kemudahan bagi wisatawan untuk menikmati Desa Wisata Penglipuran sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat,” ujar Niken di Jakarta, Senin (13/7/26).

Sebagai operator transportasi jalan milik negara, Damri terus memperluas konektivitas menuju kawasan strategis, termasuk destinasi pariwisata nasional.

Kehadiran layanan Trans Sarbagita dan Damri Perintis diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi umum sekaligus mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di Bali.

“Damri mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan transportasi umum saat berkunjung ke Desa Wisata Penglipuran agar perjalanan menjadi lebih praktis, hemat, dan nyaman,” pungkasnya. (OAC)