Ekonomi

Waskita Karya Kantongi Kontrak Baru Rp 3,1 Triliun pada Kuartal I/2026

1
×

Waskita Karya Kantongi Kontrak Baru Rp 3,1 Triliun pada Kuartal I/2026

Sebarkan artikel ini

INVESTORBISNIS.COM – Waskita Karya hingga Maret 2026 atau kuartal I/2026 mencatat total Nilai Kontrak Baru (NKB) sebesar Rp 3,1 triliun.

Perolehan tersebut didominasi proyek pemerintah pusat dengan kontribusi mencapai 60,2 persen.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Disusul sektor swasta 17,1 persen, pemerintah daerah 8,9 persen, dan anak usaha sebesar 13,7 persen.

Berdasarkan jenis pekerjaan, proyek infrastruktur konektivitas menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 46 persen.

Setelah itu, proyek infrastruktur air menyumbang 33,9 persen dan proyek gedung sebesar 6,3 persen.

Pada tahun ini, salah satu proyek pemerintah pusat yang dikerjakan perseroan meliputi Penataan Kawasan Pasca Bencana Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Aceh Timur.

Selain itu, terdapat proyek Penanganan Mendesak Tanggap Darurat Bencana Alam di ruas Kota Bireun–Kota Takengon serta Jalan Jembatan Kabupaten Aceh Tengah.

Tidak hanya di dalam negeri, Waskita Karya juga kembali mencatatkan kontrak baru dari luar negeri melalui pengerjaan Terminal Bandara Internasional Presidente Nicolau Lobato (PNLIA) di Timor Leste.

Sebelumnya, perusahaan dengan kode saham WSKT tersebut telah memulai proyek pengembangan PNLIA pada tahun lalu.

Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita mengatakan capaian kontrak baru pada kuartal pertama 2026 menjadi awal positif untuk menjaga keberlanjutan kinerja perusahaan sepanjang tahun ini.

Menurutnya, raihan tersebut menjadi fondasi kuat dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

“Kami tetap selektif dalam memilih proyek yang akan dikerjakan. Waskita Karya menghindari proyek investasi dan berfokus pada proyek berskema monthly payment serta memiliki uang muka,” ujarnya dalam keterangan resmi dikutip, Senin (11/5/2026).

Sebagai BUMN konstruksi yang telah berpengalaman lebih dari 65 tahun, Ermy menegaskan perseroan terus berkomitmen menyelesaikan setiap proyek dengan hasil terbaik.

READ  Arus Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong di Kuartal I/2026

Dalam satu dekade terakhir, Waskita Karya telah membangun 30 bendungan, 41 jaringan irigasi, 20 fasilitas rumah sakit, 15 sarana pendidikan, serta 92 jalan tol dan 19 proyek konektivitas daerah.

“Waskita Karya berkomitmen terus mendukung Program Prioritas Presiden. Di antaranya menghapuskan kemiskinan ekstrem, pemerataan kesejahteraan, meningkatkan kualitas pendidikan, sekaligus mendorong keberhasilan Program Hasil Terbaik Cepat,” tutur Ermy.

Ia menambahkan, perusahaan juga memastikan seluruh pembangunan infrastruktur dijalankan dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik agar proses pengerjaan berjalan lancar.

“Waskita Karya juga selalu memperkuat manajemen risiko sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan. Salah satunya dengan memacu penyerapan tenaga kerja lokal di setiap lokasi proyek,” tutur dia.

Ke depan, Waskita Karya optimistis mampu meraih lebih banyak kontrak baru sekaligus meningkatkan kinerja sepanjang 2026.

Optimisme tersebut turut didukung kenaikan anggaran Kementerian PU menjadi Rp 118,5 triliun dari pagu indikatif awal 2026 sebesar Rp 70,86 triliun. (awa)