Ekonomi

Catat Perputaran Dana hingga Rp 2,7 Miliar, 168 Pelaku Usaha Ultra Mikro Lulus Program UMiMAX Pertamina

229
×

Catat Perputaran Dana hingga Rp 2,7 Miliar, 168 Pelaku Usaha Ultra Mikro Lulus Program UMiMAX Pertamina

Sebarkan artikel ini
SELAMAT: Salah satu dari 168 pelaku usaha ultra mikro Program UMiMAX Pertamina yang sudah lulus. (IST)

INVESTORBISNIS.COM – Kehidupan Ristianti sempat terasa runtuh saat ia kehilangan pekerjaan sebagai guru.

Kondisi tersebut semakin berat setelah suaminya juga mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Demi mempertahankan kebutuhan keluarga, ia mulai berjualan kue sederhana, sementara sang suami bekerja sebagai pengemudi ojek daring.

Kesempatan baru muncul ketika ia bergabung dalam program UMiMAX.

Melalui program tersebut, Ristianti memperoleh gerobak warkop sekaligus pelatihan dan pendampingan bisnis.

Dari kondisi penuh ketidakpastian, kini ia mampu bertransformasi menjadi pelaku usaha ultra mikro mandiri dengan omzet jutaan rupiah dan bisa membiayai pendidikan anak-anaknya.

Ristianti menjadi salah satu dari 168 peserta Ultra Mikro Pertamina Aksi (UMiMAX) yang secara resmi “diwisuda” sebagai wirausahawan siap berkembang.

Program UMiMAX disusun untuk membantu masyarakat dengan kondisi ekonomi lemah serta korban PHK agar dapat membangun usaha ultra mikro secara mandiri.

Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina, Rudi Arifianto menjelaskan, program UMiMAX telah berjalan sejak Desember 2025.

Inisiatif tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Pertamina sekaligus kelompok awal yang diharapkan menjadi model pengembangan usaha ultra mikro.

“Dari sisi profil peserta, sekitar 75 persen mitra UMiMAX merupakan korban PHK, sedangkan sisanya masyarakat dengan kondisi ekonomi lemah,” kata Rudi dalam keterangan resminya, Sabtu (11/4/2026).

“Program ini menjadi komitmen Pertamina untuk mendorong perekonomian masyarakat melalui hibah sarana usaha, pelatihan dan pendampingan usaha,” sambungnya.

Saat ini, UMiMAX telah menjangkau enam wilayah meliputi Jabodetabek, Karawang, Subang, dan Bandung.

Program tersebut terdiri atas 65 unit usaha warmindo, 63 usaha kopi keliling, serta 40 unit mini ATM.

“Dari program ini, para peserta mampu mencatatkan rata-rata omzet bulanan sekitar 30 juta rupiah, bahkan beberapa di antaranya berhasil meraih laba lebih dari 10 juta rupiah per bulan,” jelasnya.

READ  Konflik Timur Tengah AS–Israel vs Iran Picu Ketidakpastian Ekonomi Global

“Total pendapatan seluruh peserta dari Januari hingga April 2026 mencapai 2,75 miliar rupiah. Membukukan laba bersih hingga 858 juta rupiah. Dampak positif ini mendorong kami untuk lebih mengembangkan program UMiMAX,” tambah Rudi.

Vice Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron menyampaikan bahwa UMiMAX merupakan upaya perusahaan untuk memperkuat pelaku usaha ultra mikro.

Melalui program ini, peserta didorong agar mampu berkembang, mandiri, serta naik kelas.

“Pertamina memberikan apresiasi atas semangat dan keberhasilan mitra usaha ultra mikro dalam mengikuti program Umimax. Wisuda ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk terus mengembangkan wawasan dan kapasitas usaha sehingga bisa menjadi wirausaha yang andal,” ujarnya.

Pada tahun 2026, Pertamina berencana memperluas cakupan program dengan target menjaring hingga 1.000 peserta di berbagai daerah Indonesia.

Prioritas utama tetap difokuskan pada wilayah dengan tingkat kerentanan ekonomi tinggi serta masyarakat berpenghasilan rendah.

Penentuan wilayah dilakukan melalui pemetaan berbasis data tunggal sosial dan ekonomi nasional (DTSEN).

Salah satu peserta UMiMAX, Tasya Putri Nabilah, menyampaikan bahwa program ini memberikan dampak besar terhadap kehidupannya.

Tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga membantu membiayai pendidikan adiknya hingga ke jenjang perguruan tinggi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pertamina, atas program ini saya tadinya hampir putus kuliah. Namun sejak bergabung dengan UMiMAX, saya berhasil menyelesaikan kuliah dan menyekolahkan adik saya yang baru saja masuk perguruan tinggi,” pungkasnya. (HYS)