Umum

Pertamina Edukasi Literasi Digital Sejak Usia Dini melalui ICT Goes to School

290
×

Pertamina Edukasi Literasi Digital Sejak Usia Dini melalui ICT Goes to School

Sebarkan artikel ini
Senior Vice President Enterprise Information Technology Pertamina (Persero), Yoke Susatyo saat memberikan pembelajaran kepada para siswa kelas VI SDN Kandangan II, Surabaya, Kamis (15/1).

INVESTORBISNIS.COM –  PT Pertamina (Persero) terus mengambil peran aktif dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini, dengan melalui Program ICT Goes to School, Pertamina menghadirkan edukasi literasi digital langsung ke lingkungan sekolah dasar.

Apalagi di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, kemampuan untuk memahami dan menggunakan teknologi secara aman dan bijak menjadi kebutuhan mendasar bagi generasi muda.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Adapun pelaksanaan ICT Goes to School di sejumlah sekolah dasar di Kota Surabaya, seperti SDN Kandangan II dan SD Kandangan III. Dan program ini melibatkan Perwira Pertamina Group dari fungsi Information, Communication & Technology (ICT), mulai dari level manajerial hingga Direksi.

Program ini menyasar siswa kelas IV hingga VI serta pengelola sekolah untuk memberikan pemahaman dasar mengenai pemanfaatan teknologi digital yang aman, bijak dan produktif sejak usia dini.

Senior Vice President Enterprise Information Technology Pertamina (Persero), Yoke Susatyo, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya diukur dari kecanggihan teknologi yang dimiliki perusahaan, tetapi dari sejauh mana teknologi tersebut memberikan manfaat nyata bagi manusia.

“Keberhasilan teknologi tidak semata-mata ditentukan oleh sistem yang canggih, namun oleh seberapa besar dampak positif yang dapat dirasakan oleh manusia, baik sebagai pengguna langsung maupun masyarakat yang terdampak secara tidak langsung. Melalui ICT Goes to School, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa teknologi adalah alat bantu untuk kebaikan, yang harus digunakan secara bijak dan bertanggung jawab,” terangnya, Kamis (15/1).

Yoke menambahkan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa terhadap pemanfaatan dan keamanan teknologi informasi, sekaligus menumbuhkan empati dan kepedulian seluruh Perwira Pertamina untuk terus berkontribusi memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

READ  Pertamina Tindak 394 Ribu Kendaraan Nakal Pembeli BBM Subsidi

Sementara itu program ICT Ghost School ini merupakan salah satu komitmen Pertamina untuk tumbuh bersama masyarakat di dalam mendukung kegiatan-kegiatan yang sifatnya tanggung jawab sosial dan tanggung jawab lingkungan.

“Jadi tanggung jawab sosial di pertamina itu meliputi semua entitas bisnis baik di holding yang melibatkan setiap fungsi dan itu tidak terbatas kepada perwira maupun Pertamina saja,” tuturnya.

Untuk materi literasi digital yang disampaikan dalam program ini disesuaikan dengan peran dan tanggung jawab fungsi ICT di Pertamina.

Tiga aspek utama menjadi fokus pembelajaran: pertama, pemanfaatan teknologi sejak dini untuk mendukung pembelajaran dan pengembangan diri, kedua, kesadaran akan pentingnya keamanan informasi dan perlindungan data pribadi, serta ketiga, pengenalan terhadap kreativitas dan karier di dunia digital.

Bahkan kegiatan ini dikemas secara interaktif, dengan penyampaian materi yang mudah dipahami oleh anak-anak sekolah dasar. Selain teori, ada pula permainan edukatif dan hadiah menarik untuk semakin memotivasi siswa dalam memahami pentingnya literasi digital.

Suasana yang menyenangkan dan penuh antusiasme membuat acara ini menjadi pengalaman berharga dalam mengenalkan teknologi yang aman dan bermanfaat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan keterlibatan aktif Perwira Pertamina dalam program TJSL ini adalah wujud nyata penerapan budaya keberlanjutan perusahaan.

“Program ICT Goes to School merupakan implementasi nyata budaya keberlanjutan Pertamina, khususnya pada aspek Social & Governance. Kami tidak hanya hadir memberikan edukasi, tetapi juga membangun hubungan yang berkelanjutan dengan dunia pendidikan dan masyarakat. Keterlibatan langsung Perwira Pertamina menjadi bentuk teladan tata kelola yang baik serta kepedulian sosial yang berkelanjutan,” jelas Ahad.

Kegiatan di SDN Kandangan II Surabaya dihadiri oleh Kepala Sekolah Hima Kurniawan Arip Piyanto, S.Pd., bersama pengurus sekolah dan 190 siswa dari kelas IV hingga VI. Sementara itu, di SD Kandangan III, kegiatan serupa diikuti oleh Kepala Sekolah Nunuk Wijayanti, S.Pd.SD, bersama pengurus sekolah dan 164 siswa kelas V dan VI.

READ  Situbondo Bidik TPID Award 2025, Pemkab Perkuat Strategi Kendalikan Harga Pangan

Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusiasme tinggi, menyimak materi dan berpartisipasi aktif dalam sesi permainan serta kegiatan edukatif.

Kepala Sekolah SDN Kandangan II, Hima Kurniawan Arip Piyanto, S.Pd., mengucapkan terima kasih kepada Pertamina atas program edukatif yang telah diadakan.
“Kami sangat mengapresiasi program ICT Goes to School yang dilaksanakan oleh Pertamina. Kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi siswa kami untuk memahami dunia digital dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami. Kami berharap dapat terus bekerja sama untuk menciptakan generasi yang lebih cakap digital,” ucapnya.

Salah satu siswa dari SDN Kandangan III, Ketua kelas 6A Zulfatan Ibrahim Aufaraman, mengungkapkan rasa senangnya mengikuti kegiatan ini.
“Saya senang sekali bisa belajar tentang teknologi dan bagaimana cara menggunakannya dengan aman. Materinya sangat mudah dipahami, dan saya juga bisa bermain sambil belajar. Terima kasih kepada Pertamina yang sudah mengadakan kegiatan ini,” ujar zulfatan dengan semangat.

Melalui program ICT Goes to School, Pertamina berharap dapat berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran etika, keamanan, dan tanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital.

Inisiatif ini sekaligus memperkuat peran Pertamina sebagai perusahaan yang menjunjung tinggi prinsip keberlanjutan melalui penguatan aspek sosial dan tata kelola yang baik di setiap lini kegiatan. (PKX)