HeadlineUmum

Presiden Puji Ketegasan Guru yang Bentuk Karakternya Sejak Kecil

208
×

Presiden Puji Ketegasan Guru yang Bentuk Karakternya Sejak Kecil

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo ketika menghadiri Hari Guru Nasional 2025 di Indonesia Arena, Jumat (28/11/2025).

INVESTORBISNIS.COM – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengungkapkan rasa syukurnya atas didikan keras dan tegas dari para guru yang ia terima di masa kecil. Ia menyebut ketegasan tersebut sebagai kunci utama yang membentuk karakternya hingga berhasil menjabat sebagai Kepala Negara.

Pernyataan ini disampaikan oleh Presiden Prabowo dalam acara Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2025 yang berlangsung meriah di Indonesia Arena pada Jumat (28/11/2025).

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

“Kalau guru-guru saya dulu nggak tegas, saya nggak bisa berdiri di sini,” ujar Presiden di hadapan ribuan guru dan tenaga pendidik yang hadir.

Imbauan kepada Orang Tua
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga secara khusus mengimbau kepada seluruh orang tua murid agar tidak salah memahami tindakan pendisiplinan yang dilakukan oleh guru, terutama terhadap anak-anak yang tergolong nakal.

“Hai orang tua di mana-mana, kalau guru itu keras, jangan-jangan anakmu yang nakal, bener? Kalau anak nakal terus dibiarkan nakal, dia ngga bisa jadi orang baik,” tegasnya.

Menurut Kepala Negara, membiarkan kenakalan anak tanpa adanya disiplin justru akan menghalangi mereka untuk tumbuh menjadi pribadi yang baik.

Fenomena Murid Kurang Ajar
Presiden turut menyoroti fenomena kurangnya sopan santun murid terhadap guru yang kini marak terjadi. Ia dengan tegas menyatakan bahwa perilaku ini tidak boleh dibiarkan.

Ia membagikan sebuah laporan mengenai seorang kepala sekolah yang memberhentikan murid karena bersikap tidak sopan—bahkan sampai membanting pintu—kepada gurunya. Situasi sempat menjadi canggung ketika diketahui bahwa murid yang diberhentikan tersebut adalah anak seorang Jenderal.

“Kepala sekolahnya telepon, saya bilang ngga usah ragu-ragu, mana Jenderal itu suruh menghadap saya,” kata Presiden, menceritakan responsnya atas kejadian tersebut.

READ  Presiden Prabowo Bertemu Emir Qatar, Serukan Solidaritas Internasional Hadapi Agresi Israel

Presiden Prabowo menekankan, status sosial orang tua seharusnya menjadi pendorong bagi sang anak untuk berperilaku lebih sopan.

“Jika ayahnya adalah orang besar, maka sang anak harus lebih sopan. Jika ayahnya seorang pemimpin, maka anaknya harus lebih sopan dan lebih baik,” tandasnya.

Dukungan Penuh untuk Guru
Menutup sambutannya, Presiden Prabowo memberikan dukungan penuh kepada para pendidik dan jajaran Kementerian Pendidikan.

“Menteri Pendidikan nggak usah ragu, guru-guru harus kita dukung, guru-guru adalah masa depan Indonesia. Makanya, semua anak Indonesia saya selalu minta cintai orang tua, hormati guru,” pungkasnya. (QLZ)