Headline

Realisasi Investasi Tembus Rp 1.539,2 Triliun, Serap 2,19 Juta Tenaga Kerja

324
×

Realisasi Investasi Tembus Rp 1.539,2 Triliun, Serap 2,19 Juta Tenaga Kerja

Sebarkan artikel ini
PAPARAN: Menteri Rosan dalam keterangannya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 19 Oktober 2026. (BPMI Setpres)

INVESTORBISNIS.COM – Realisasi investasi nasional periode Januari hingga September 2026 tercatat mencapai Rp 1.539,2 triliun atau 75,4 persen dari target yang ditetapkan.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani mengatakan, realisasi investasi pada triwulan III/2026 mencapai Rp 528,7 triliun.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

“Ini untuk Januari sampai dengan September 2026 sehingga total penyerapan tenaga kerja itu mencapai 2.194.496 orang. Dan kontribusi dalam negeri-luar negerinya, dalam negerinya itu kurang lebih Rp 761,4 triliun atau 49,5 persen dan penanaman modal asingnya mencapai Rp 777,8 triliun atau 50,5 persen,” ucap Rosan dalam keterangannya di Istana Merdeka, Jakarta, dikutip Selasa (20/10/2026).

Dari sisi persebaran wilayah, Rosan menyebut bahwa realisasi investasi di luar Jawa mencapai Rp 779,4 triliun atau 50,6 persen, lebih tinggi dibandingkan wilayah Jawa sebesar Rp 759,8 triliun atau 49,4 persen.

Sementara itu, dari sisi negara asal investasi asing, Singapura menjadi kontributor terbesar dengan nilai investasi mencapai USD 14 miliar.

“Yang pertama lima besarnya Singapura sebesar USD 14 miliar atau 29,6 persen, kedua ini Hongkong USD 12,8 miliar atau 27,2 persen, ketiga Tiongkok itu USD 5 miliar atau 10,5 persen,” rincinya.

Di sektor hilirisasi, Rosan menjelaskan bahwa realisasi investasi sepanjang Januari hingga September 2026 mencapai Rp 480 triliun.

Sektor mineral masih menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp 335,1 triliun, meliputi komoditas nikel, bauksit, besi baja, tembaga, hingga pasir silika.

“Kedua perkebunan dan kehutanan Rp 83,6 triliun, minyak dan gas bumi Rp 54 triliun, dan perikanan dan kelautan Rp 7,3 triliun. Tetapi memang khusus untuk realisasi luar Jawa investasinya itu mencapai 78 persen dari total investasi direalisasi yang masuk kurang lebih Rp 373,1 triliun, berbanding di dalam Jawa 22 persen atau Rp 106,9 triliun,” tandasnya. (GXZ)

READ  Timnas Indonesia Tersingkir dari Kualifikasi Piala Dunia 2026 Usai Kalah 0-1 dari Irak