Umum

Peringatan Hari Jadi ke-81, Ini Dia Pengembangan Transportasi Publik di Jawa Timur

383
×

Peringatan Hari Jadi ke-81, Ini Dia Pengembangan Transportasi Publik di Jawa Timur

Sebarkan artikel ini
ANTRE: Wira Wiri menjadi salah satu transportasi publik yang dikenambangkan di Surabaya. (NOFIANISA/IST)

INVESTORBISNIS.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memperkuat peran daerah dalam pembangunan nasional melalui penguatan Gerbang Baru Nusantara.

Upaya tersebut dibahas dalam Sarasehan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang menjadi ruang untuk menyatukan gagasan, memperkuat kolaborasi, dan merumuskan arah pembangunan berkelanjutan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, menekankan pentingnya komunikasi pemerintah yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan program pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaannya, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah menyampaikan informasi sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat.

“Sekali lagi, komunikasi, strategi komunikasi, dan mendengar menjadi hal penting. Pemerintah dengan transformasinya sekarang bukan lagi menurut kita, tetapi bagaimana mendengar masyarakat yang membutuhkan. Apa pun yang kita lakukan akan menjadi hebat, tetapi kalau masyarakat tidak terinformasi, mereka tidak bisa melakukan aktivitas yang menjadi bagian penting dari peran pemerintah sebagai enabler,” ujarnya dalam Serasehan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang dihelat di KRI Makassar-590, Selasa (13/10/2026).

Dalam sarasehan tersebut, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim, memaparkan Gerbang Baru Nusantara sebagai identitas sekaligus strategi marketing places Jawa Timur.

Menurutnya, konsep tersebut perlu dibangun dengan mengintegrasikan pengalaman masa lalu, kondisi saat ini, dan visi masa depan agar pembangunan memiliki identitas serta tujuan jangka panjang yang jelas.

Ia juga menyoroti pentingnya penyusunan visi pembangunan untuk lima hingga sepuluh tahun mendatang, disertai kontribusi nyata organisasi perangkat daerah (OPD) melalui praktik terbaik dan inovasi yang berorientasi pada masa depan.

Perspektif komunikasi publik disampaikan pengamat dan praktisi komunikasi politik Universitas Airlangga, Suko Widodo.

Ia menekankan perlunya pergeseran pola komunikasi pemerintah dari penyampaian informasi satu arah menuju komunikasi dua arah yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik, dan masukan.

READ  Gebrakan Sarmuji setelah Dilantik jadi Menteri Perindustrian

Menurutnya, penguatan komunikasi publik perlu dilakukan melalui budaya mendengarkan, pemanfaatan media sosial dan jejaring masyarakat, serta pelibatan generasi muda dalam pembangunan.

Narasi pembangunan juga perlu menonjolkan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat, dengan dukungan riset dan data akurat agar program pemerintah sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Sarasehan Hari Jadi ke-81 Jatim, Perkuat Peran Jawa Timur dalam Pembangunan Nasional

Dari sektor industri dan perdagangan, Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Iwan, memaparkan strategi memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk daerah.

Pada 2025, perputaran ekonomi Jawa Timur mencapai Rp 3.400 triliun, dengan sektor industri, perdagangan, dan pertanian menjadi bagian penting dalam menggerakkan perekonomian daerah.

Strategi tersebut dilakukan melalui perluasan misi dagang antardaerah dan luar negeri, peningkatan keterlibatan pelaku usaha, serta penguatan ekosistem ekonomi domestik.

Upaya lainnya meliputi pelaksanaan pasar murah yang melibatkan sekitar 90 ribu peserta dan 2.590 UMKM.

Jawa Timur juga menjalin kerja sama dengan 38 lembaga perwakilan di luar negeri dan atase perdagangan untuk membuka akses pasar bagi produk unggulan daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Nyono, menjelaskan pentingnya konektivitas transportasi dalam memperkuat posisi Jawa Timur sebagai gerbang Nusantara menuju gerbang dunia.

Infrastruktur transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian menjadi modal penting untuk menghubungkan pusat-pusat ekonomi sekaligus memperlancar distribusi logistik nasional.

Selain konektivitas logistik, pengembangan transportasi publik juga menjadi perhatian melalui penguatan layanan Trans Jatim, integrasi angkutan pengumpan (feeder), rencana pembangunan Surabaya Regional Rail Line (SRRL) pada 2028, serta pengembangan jalur kereta api dan kawasan berorientasi transit (Transit-Oriented Development/TOD).

Integrasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, dan memperkuat daya saing Jawa Timur.

READ  Menkominfo Sambut Kongres PWI: Akhiri Dualisme, Fokus Jurnalisme Profesional

Komandan KRI Makassar-590, Letkol Laut (P) Widi Aditya, menyampaikan kebanggaannya atas kepercayaan Pemprov Jawa Timur yang menjadikan KRI Makassar sebagai tempat penyelenggaraan sarasehan.

Ia menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut.

“Merupakan suatu kebanggaan bagi kami, seluruh prajurit KRI Makassar, dapat mendukung kegiatan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kami akan memberikan yang terbaik demi kelancaran dan kesuksesan kegiatan. Semoga ini menjadi cerita yang baik, pengalaman yang bagus bagi kita, pengalaman yang bisa diceritakan kepada keluarga kita ketika nanti selesai acara,” tuturnya.

Sarasehan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dengan tema “Jawa Timur Unggul, Maju, Berkelanjutan”.

Melalui kegiatan ini, Pemprov Jatim bersama akademisi dan perangkat daerah menyelaraskan perspektif mengenai penguatan Gerbang Baru Nusantara, mulai dari identitas dan arah pembangunan, komunikasi publik, perdagangan dan industri, hingga konektivitas transportasi.

Kolaborasi tersebut diharapkan semakin memperkuat kontribusi Jawa Timur dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional. (KEF)