INVESTORBISNIS.COM – Analisis Asst. Prof. Dr. Gema Goeyardi, Founder Astronacci International, kembali terbukti di pasar modal.
Setelah sempat menghadapi tekanan di bulan September 2026, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kini sukses mencatatkan pembalikan arah (rebound) yang sangat sesuai dengan proyeksi Eye of Future Astronacci, dimana IHSG berhenti turun pada tanggal 1 Oktober dan kembali naik hingga 3,57 persen per Selasa (6/10/2026).
Prediksi Tepat Sasaran: Bottoming 1 Oktober dan Kenaikan 3,73 Persen
Sebelumnya, Astronacci telah memberikan update melalui program Mata Market tanggal 29 September 2026 yang lalu pada kanal Youtube Astronacci.
Saat itu disampaikan bahwa tekanan jual akan segera mereda dan turning point atau titik balik IHSG akan terjadi pada minggu pertama bulan Oktober 2026, ditandai dengan adanya false break di angka support 5,980.
Sesuai ekspektasi, IHSG menyentuh angka low 5,973 lalu langsung naik kembali (false break 5,980 terjadi).
Update eksklusif juga diberikan pada para member Astronacci melalui platform superapp bahwa IHSG akan membentuk fase bottoming mulai tanggal 1 Oktober 2026, yang memang terbukti berhenti turun sesuai dengan eye of Future yang diberikan.
Sejak tanggal tersebut, IHSG mulai berbalik arah dan terus naik hingga mencatatkan penguatan sebesar 3,57 persen per 6 Oktober 2026, saat artikel ini dibuat.
Keberhasilan ini kembali memperkuat rekam jejak metode Eye of Future dalam memetakan titik balik market menggunakan waktu.
Momentum Kebangkitan Pasar
Dengan terbentuknya area bottoming ini, adanya gap atas yang telah diidentifikasi sebelumnya kini menjadi target penguatan berikutnya bagi IHSG.
Dr. Gema Goeyardi kembali mengingatkan para investor bahwa momen koreksi pasar bukanlah hal yang harus ditakuti, melainkan peluang emas bagi trader cerdas untuk mengumpulkan aset berkualitas, khususnya pada sektor-sektor unggulan seperti perbankan dan energi yang kini memimpin pergerakan rebound.
“Saat market merah, jangan panik, ingat Astronacci. Orang-orang sukses dan pintar adalah mereka yang bisa memanfaatkan peluang saat terjadi fase krusial di pasar,” tutup Dr. Gema, yang tetap optimistis menyambut tren penguatan lanjutan pada Oktober 2026 ini. (OPI)













