Bisnis

BPS Sebut Harga Beras Naik di 116 Kabupaten/Kota

232
×

BPS Sebut Harga Beras Naik di 116 Kabupaten/Kota

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI. (IST)

INVESTORBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga beras seluruh kualitas mengalami kenaikan di 116 kabupaten/kota hingga minggu pertama Oktober 2026.

Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan kenaikan harga beras masih terjadi meski terdapat sejumlah provinsi yang mencatat harga beras stabil dan beberapa wilayah lainnya mengalami penurunan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

“Menurut kabupaten/kotanya, ada 116 kabupaten/kota yang masih mengalami kenaikan IPH (Indeks Perkembangan Harga) beras dari semua kualitas sampai dengan minggu pertama Oktober 2026,” kata Ateng di Jakarta dikutip dari Antara, Senin (5/10/2026).

Menurut Ateng, sejumlah wilayah masih mencatat kenaikan harga beras yang cukup tinggi.

Kabupaten Manggarai Barat menjadi salah satu daerah dengan kenaikan tertinggi, disusul Lampung Selatan dan sejumlah kabupaten/kota lainnya.

Sementara itu, secara nasional, harga beras premium dan medium juga masih mengalami kenaikan pada minggu pertama Oktober 2026.

BPS mencatat harga beras medium naik sebesar 0,16 persen atau harga rata-rata nasionalnya sebesar Rp 14.676 per kilogram, sedangkan harga eceran tertinggi (HET) ditetapkan untuk zona 1 Rp 13.500 per kilogram, zona 2 Rp 14.000, dan zona 3 Rp 15.500.

Beras premium meningkat 0,13 persen atau harga rata-rata nasionalnya Rp 16.525 per kilogram, sedangkan HET zona 1 yang ditetapkan Rp 14.900 per kilogram, zona 2 Rp 15.400 dan zona 3 Rp 15.800.

Meski demikian, menurut dia, terdapat sejumlah provinsi yang mencatat penurunan harga beras.

Beberapa di antaranya Banten, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Gorontalo, hingga Kepulauan Bangka Belitung.

Perkembangan harga beras tersebut tetap menjadi perhatian karena beras merupakan salah satu komoditas pangan utama yang memiliki pengaruh terhadap stabilitas harga dan inflasi.

BPS akan terus memantau perkembangan harga beras di tingkat kabupaten/kota untuk mengantisipasi tekanan harga pangan menjelang akhir tahun 2026. (CXT)

READ  Kolaborasi dengan Usaha Besar Jadi Kunci UMKM Hadapi Tekanan Ekonomi Global