Headline

Izin PT BPR Pasarraya Kuta Dicabut, LPS Segera Siapkan Pembayaran Simpanan Nasabah

214
×

Izin PT BPR Pasarraya Kuta Dicabut, LPS Segera Siapkan Pembayaran Simpanan Nasabah

Sebarkan artikel ini
DITUTUP: Kantor PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Pasarraya Kuta, yang berlokasi di Jl. Raya Tuban No. 62, Tuban, Kuta, Badung, Bali. (IST)

INVESTORBISNIS.COM – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) segera menyiapkan proses pembayaran klaim penjaminan simpanan dan pelaksanaan likuidasi PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Pasarraya Kuta, yang berlokasi di Jl. Raya Tuban No. 62, Tuban, Kuta, Badung, Bali.

Izin PT BPR Pasaraya Kuta dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhitung sejak tanggal 17 September 2026.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Direktur Group Kesekretariatan Lembaga LPS, Damaiyanti Sakti mengatakan, untuk melaksanakan pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah PT BPR Pasaraya Kuta Indonesia, pihaknya akan memastikan simpanan nasabah dapat dibayar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“LPS akan melakukan rekonsiliasi dan verifikasi atas data simpanan dan informasi lainnya untuk menetapkan simpanan yang akan dibayar, rekonsiliasi dan verifikasi dimaksud akan diselesaikan LPS paling lama 90 hari kerja atau sampai dengan tanggal 26 Januari 2027,” ungkap Damaiyanti dikutip Jumat (18/9/2026).

Pembayaran dana nasabah akan dilakukan secara bertahap selama kurun waktu tersebut.

Dana yang digunakan untuk pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah PT BPR Pasaraya Kuta secara ketentuan perundang-undangan akan menggunakan dana LPS.

“Nasabah dapat melihat status simpanannya di kantor PT BPR Pasaraya Kuta atau melalui website LPS (www.lps.go.id), setelah LPS mengumumkan pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah BPR tersebut,” ungkapnya.

Bagi debitur bank, tetap dapat melakukan pembayaran cicilan atau pelunasan pinjaman di kantor PT BPR Pasaraya Kuta dengan menghubungi Tim Likuidasi LPS.

Damaiyanti mengimbau agar nasabah PT BPR Pasaraya Kuta Indonesia tetap tenang dan mengikuti mekanisme yang ditetapkan LPS dalam proses pembayaran klaim penjaminan simpanan.

“LPS berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel dalam proses pembayaran simpanan nasabah. Kami memastikan setiap tahapan dilakukan secara cermat agar hak nasabah dapat segera dibayarkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Damaiyanti.

READ  Kapolri Usulkan Skema ‘First Come First In’ Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran

Selanjutnya, kata Damaiyanti, penting diketahui oleh nasabah bahwa masih banyak BPR/BPRS atau bank umum lainnya yang beroperasi, sehingga nasabah tidak perlu ragu untuk kembali menyimpan uangnya di perbankan karena simpanan di semua bank yang beroperasi di Indonesia dijamin oleh LPS.

“Agar simpanan nasabah dijamin LPS, nasabah dihimbau untuk memenuhi syarat 3T LPS. Adapun syarat 3T tersebut adalah Tercatat dalam pembukuan bank, Tingkat bunga simpanan yang diterima nasabah tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, Tidak melakukan tindak pidana yang merugikan bank,” tutupnya. (ZHK)