Bisnis

Jasa Marga Catat Laba Rp 1,91 Triliun di Semester I/2026

351
×

Jasa Marga Catat Laba Rp 1,91 Triliun di Semester I/2026

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI. (IST)

INVESTORBISNIS.COM – PT Jasa Marga Tbk (JSMR) berhasil mempertahankan pertumbuhan kinerja positif pada semester I/2026.

Capaian tersebut disampaikan dalam gelaran Public Expose Live 2026 yang diselenggarakan Bursa Efek Indonesia (BEI) secara daring, Rabu (9/9/2026).

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan, fundamental yang sehat memberikan ruang gerak bagi perseroan untuk melanjutkan pengembangan bisnis secara prudent sekaligus menangkap peluang pertumbuhan baru.

“Kami melihat prospek bisnis Jasa Marga ke depan tetap positif. Dengan fundamental bisnis dan kondisi financial yang sehat, menjadi fondasi yang kuat untuk terus mengoptimalkan portofolio aset, sekaligus mencetak pertumbuhan nilai yang berkelanjutan (value creation),” ujar Rivan dikutip Sabtu (12/9/2026).

Ia menjelaskan, fundamental pendapatan perseroan ditopang oleh arus kas operasi yang solid.

Hal ini memberikan visibilitas pendapatan jangka panjang dan memperkuat ketahanan likuiditas Perseroan dalam menghadapi dinamika makroekonomi.

“Bukti dari ketahanan tersebut terlihat dari kinerja Jasa Marga hingga semester I/2026,” lanjutnya.

Perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 10,31 triliun, tumbuh 7,6 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh pendapatan tol sebesar Rp 9,5 triliun (naik 6,8 persen yoy) dan pendapatan usaha lain sebesar Rp 798,2 miliar (melonjak 17,6 persen yoy).

Pertumbuhan top-line tersebut terkonversi positif ke pos profitabilitas, ditandai oleh EBITDA perseroan naik 8,1 persen (yoy) menjadi Rp 6,99 triliun.

EBITDA margin tetap terjaga pada level 67,8 persen, dan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 1,91 triliun atau tumbuh 2,0 persen (yoy).

Rivan menjelaskan, profil risiko utang pun tetap terkendali secara prudent, tecermin dari Gearing Ratio tercatat pada level 1,2 kali dengan Interest Coverage Ratio (ICR) tumbuh menjadi 3,9 kali.

READ  Kilang Minyak Terbesar Diresmikan Presiden Prabowo, SIG Suplai 115 Ribu Ton Semen

Capaian itu menunjukkan kapasitas perseroan untuk menjaga kewajiban finansial sekaligus mempertahankan ruang untuk melanjutkan agenda investasi strategis dan pengembangan bisnis.

“Selain itu, salah satu kekuatan utama Jasa Marga terletak pada skala jaringan yang dimiliki,” ungkapnya.

Hingga 30 Juni 2026, perseroan memiliki 36 konsesi dengan total panjang 1.736 km dan telah mengoperasikan sekitar 1.294 km jalan tol yang merepresentasikan sekitar 42 persen dari total jalan tol yang beroperasi di Indonesia.

Skala tersebut memberikan basis bagi Jasa Marga untuk mengelola jaringan sebagai satu kesatuan portofolio dan network yang saling terhubung.

Pendekatan ini membuka peluang bagi perseroan untuk meningkatkan utilisasi jaringan sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi pada koridor-koridor yang dilalui.

“Kami melihat jaringan jalan tol sebagai sebuah network dengan value besar saat dikelola secara terintegrasi, yang dapat memperkuat hubungan antara pusat aktivitas ekonomi, kawasan industri, simpul logistik, maupun destinasi wisata, sehingga menciptakan peluang pertumbuhan baru di sepanjang jaringan,” ujar Rivan. (YMN)