Headline

BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca Luruhkan Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau

391
×

BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca Luruhkan Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau

Sebarkan artikel ini
FOKUS: Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M saat memberikan keterangan pers secara daring, Minggu (6/9/2026). (IST)

INVESTORBISNIS.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dirasakan masyarakat sejumlah wilayah.

Distribusi material vulanik tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan tetapi juga aktivitas lima penerbangan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Menyikapi aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, BNPB telah melakukan upaya antisipasi dampak erupsi gunung api.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah antisipasi dan perencanaan untuk merespons ancaman bahaya lanjutan dari letusan Anak Krakatau.

BNPB telah melakukan koordinasi secara daring dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang wilayah terpapar abu vulkanik.

“Kami telah melakukan video conference secara intensif untuk mengetahui perkembangan kondisi masyarakat terdampak erupsi,” kata Suharyanto, Minggu (6/9/2026).

BNPB telah mengirimkan sejumlah personel menuju lokasi terdampak dan memonitor secara langsung situasi daerah yang terpapar erupsi dan dampaknya terhadap masyarakat setempat.

Lebih lanjut, Suharyanto juga meminta jajaran turut berkoordinasi guna melakukan kesiapan, termasuk perangkat, piranti lunak, peralatan, misalnya keberfungsian sirine, tempat evakuasi, rencana kontinjensi pada wilayah terdampak dan stok makanan yang dikelola pihak provinsi, kabupaten dan kota.

“Apabila masih dibutuhkan, bantuan dari pemerintah pusat akan kami dorong,” tuturnya.

Sejauh ini, Suharyanto menyatakan belum ada pemerintah daerah yang terdampak menetapkan status kedaruratan bencana.

Menyikapi aktivitas vulkanik yang berpotensi terus berlangsung, BNPB akan terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.

Lebih lanjut, BNPB akan melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) pascaerupsi.

Langkah ini bertujuan untuk meluruhkan abu vulkanik yang tersebar di sejumlah titik.

OMC dilakukan dengan memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan, mengingat sejumlah bandara masih ditutup karena faktor keamanan dan keselamatan terkait dampak abu vulkanik.

READ  Harga Emas Antam Hari Ini Flat, Ukuran 1 Gram Dibanderol Rp2,72 Juta

“Kondisi lebih kondusif, kami akan melaksanakan OMC. Pesawat sudah siap di Pondok Cabe hari ini hingga malam nanti. Dua teknik untuk mendatangkan hujan saat tidak adawan, khususnya di tengah musim kemarau panas ini,” ujar Suharyanto.

Selain dengan penyemaian awan, teknik modifikasi cuaca yang dilakukan dengan water-mist yang diharapkan dapat menurunkan hujan di wilayah Jakarta, Banten dan Lampung.

BNPB juga telah mendistribusikan kebutuhan logistik dasar, termasuk masker, kepada masyarakat terdampak. (LNT)