Umum

Kesehatan Saluran Cerna Dukung Perkembangan Kognitif Anak

361
×

Kesehatan Saluran Cerna Dukung Perkembangan Kognitif Anak

Sebarkan artikel ini
BERBAGI ILMU: Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH Bersama Cynthia dalam talkshow Bebelac di Ideafest 2026 bertajuk “Growing Little Minds: The Science Behind Every Child’s Potential. (IST)

INVESTORBISNIS.COM – Setiap anak memiliki potensi yang unik, dan potensi tersebut tidak hanya tercermin dari IQ atau prestasi akademik.

Lebih dari itu, perkembangan kognitif mencakup berbagai kemampuan seperti perhatian, memori, penalaran, dan pemecahan masalah yang mendukung kesiapan anak dalam belajar dan berkembang.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Untuk mendukung berbagai kemampuan tersebut, anak membutuhkan fondasi yang saling berkaitan, mulai dari nutrisi yang tepat, kesehatan saluran cerna atau gut health, kesiapan biologis anak hingga stimulasi yang sesuai.

Kesehatan saluran cerna yang baik membantu mendukung penyerapan nutrisi dan kesiapan anak untuk menerima stimulasi, sehingga menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung proses belajar dan perkembangan kognitif anak.

Hal ini sejalan dengan studi yang dipublikasikan dalam Nutrition Reviews (2026), yang menemukan adanya hubungan positif antara pola makan dengan kemampuan kognitif dan prestasi akademik pada anak usia sekolah.

Berangkat dari pentingnya memahami fondasi perkembangan anak, Bebelac hadir di Ideafest 2026 melalui talkshow bertajuk “Growing Little Minds: The Science Behind Every Child’s Potential.”

Kegiatan ini mengajak orang tua memahami bagaimana perkembangan kognitif anak terbentuk dan didukung dalam kesehariannya.

Melalui diskusi ini, Bebelac juga mengajak orang tua melihat lebih jauh bagaimana nutrisi yang tepat, kesehatan saluran cerna, stimulasi, dan kesiapan biologis dapat saling mendukung dalam membantu si kecil siap belajar dan berkembang.

Di balik kemampuan anak untuk belajar dan berkembang, terdapat berbagai proses yang saling berkaitan.

Nutrisi yang tepat mendukung kesehatan saluran cerna, sementara kondisi saluran cerna yang baik membantu tubuh menyerap nutrisi dan mendukung kesiapan anak untuk menerima stimulasi.

Ketika kebutuhan tersebut terpenuhi dan anak mendapatkan stimulasi yang sesuai, berbagai kemampuan kognitif seperti perhatian, memori, penalaran, dan pemecahan masalah dapat terus berkembang melalui pengalaman sehari-hari.

READ  Liburan Sekolah Jadi Momen Anak Aktif Bermain, Orang Tua Perlu Perhatikan Rutinitas Perawatan Diri

Medical and Scientific Affairs Director Danone Indonesia, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, menjelaskan, penting bagi orang tua untuk melihat perkembangan kognitif secara menyeluruh.

“Nutrisi yang tepat, kesehatan saluran cerna yang baik, dan stimulasi yang sesuai merupakan bagian dari fondasi yang saling mendukung untuk membantu anak lebih siap belajar, bereksplorasi, dan mengembangkan berbagai kemampuan kognitifnya,” ujar dr. Ray.

Lebih lanjut, dr. Ray menjelaskan, salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam pemenuhan nutrisi adalah kesehatan saluran cerna atau gut health.

“Asupan nutrisi yang mengandung prebiotik dan serat pangan, seperti FOS, GOS, dan Inulin dapat mendukung kesehatan saluran cerna dan microbial diversity. Kesehatan saluran cerna yang baik membantu mendukung penyerapan nutrisi, sehingga tubuh si Kecil dapat memperoleh nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung proses belajar dan perkembangannya. Untuk itu, menjaga gut health juga menjadi bagian penting dari upaya orang tua dalam membangun kesiapan biologis anak agar lebih siap belajar dan menerima stimulasi,” tambahnya.

Memahami proses di balik perkembangan anak dapat membantu orang tua melihat potensi anak secara lebih utuh, bukan hanya dari hasil belajar atau pencapaian tertentu.

Setiap anak memiliki proses perkembangan yang berbeda, sehingga mendukung potensinya juga berarti memahami apa yang dibutuhkan anak untuk siap belajar dan berkembang.

Proses ini berlangsung setiap hari melalui asupan nutrisi yang tepat, kesehatan saluran cerna yang baik, stimulasi yang sesuai, serta kesempatan si Kecil untuk berinteraksi dan mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya.

Karena itu, peran orang tua bukan sekadar mendorong pencapaian, tetapi juga memastikan anak memiliki fondasi dan lingkungan yang mendukung proses tumbuh kembangnya.

Di kesempatan yang sama, Cynthia, Momfluencer yang dikenal dengan akun @janelleandmom, turut berbagi pengalaman tentang bagaimana ia mendampingi proses tumbuh kembang anak dalam kesehariannya.

READ  Djournal Coffee Luncurkan Korean Latte Series, Hadirkan Sensasi Kopi Korea di Indonesia

“Sebagai ibu, saya tentu ingin melihat anak tumbuh dan berkembang dengan baik, termasuk kemampuan kognitifnya,” kata Cynthia.

Ia percaya, perkembangan kognitif anak tidak hanya dibentuk dari stimulasi, tetapi juga dimulai dari kebutuhan dasar seperti nutrisi tepat yang mendukung kesehatan pencernaan si kecil.

Seperti, menyediakan pola makan seimbang serta makanan yang mengandung prebiotik dan serat.

“Saya dan suami juga memberikan stimulasi melalui hal-hal sederhana seperti bermain bersama, mengajak si Kecil berinteraksi dan bereksplorasi, mendengarkan ceritanya, serta memberi ruang untuk mencoba hal-hal baru. Bagi saya, nutrisi yang tepat, pencernaan yang sehat, dan stimulasi melalui pengalaman sehari-hari menjadi bagian penting dalam membantu anak lebih siap belajar dan mendukung perkembangan kognitifnya sesuai dengan potensinya,” ujarnya.

Sebagai bagian dari komitmennya dalam mendukung tumbuh kembang anak, Bebelac memiliki formulasi nutrisi yang dilengkapi dengan 3 Serat Penting (FOS, GOS, dan Inulin), 2x DHA lebih tinggi, serta 0-gram sukrosa.

Melalui kombinasi nutrisi ini, membantu menjaga kesehatan saluran cerna si kecil, sebagai bagian dari fondasi yang membantu anak lebih siap belajar, bereksplorasi dan mendukung perkembangan kognitifnya.

Melalui kehadirannya di Ideafest 2026, Bebelac mengajak orang tua untuk melihat potensi anak secara lebih utuh, bukan hanya dari apa yang dicapai, tetapi juga dari proses yang mendukung mereka untuk belajar dan berkembang.

Bebelac mengajak orang tua memahami bahwa perkembangan kognitif didukung oleh tiga faktor yang saling berkaitan yakni nutrisi, stimulasi, dan kesiapan biologis anak.

Ketiganya menjadi fondasi yang membantu si kecil untuk siap belajar, bereksplorasi, dan berkembang sesuai dengan potensinya.

Sebagai partner orang tua, Bebelac berkomitmen mendukung tumbuh kembang anak secara holistik melalui kombinasi nutrisi yang tepat dan stimulasi yang bermakna. (TOA)