Umum

Ratusan Perempuan Ikut Vaksinasi HPV Dosis Ketiga di BBPOM Surabaya, Upaya Cegah Risiko Kanker Serviks

368
×

Ratusan Perempuan Ikut Vaksinasi HPV Dosis Ketiga di BBPOM Surabaya, Upaya Cegah Risiko Kanker Serviks

Sebarkan artikel ini
PERLINDUNGAN: Kegiatan vaksinasi HPV dosis ketiga di Kantor BBPOM di Surabaya, Jumat (21/8/2026). (IST)

INVESTORBISNIS.COM – Sebanyak 400 peserta dari Surabaya dan sekitarnya mengikuti vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) dosis ketiga yang difasilitasi Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Surabaya, Kamis–Jumat (20–21/8/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan di Kantor BBPOM di Surabaya ini merupakan kelanjutan vaksinasi HPV dosis pertama dan kedua.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Vaksinasi HPV menjadi salah satu langkah pencegahan terhadap infeksi HPV yang merupakan faktor risiko kanker serviks.

Pelaksanaan dosis ketiga sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan kesehatan sejak dini.

Kepala BBPOM di Surabaya, Yudi Noviandi mengatakan, vaksinasi HPV menjadi langkah penting dalam mendorong pencegahan penyakit sejak dini.

“Melalui fasilitasi vaksinasi HPV ini, kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa pencegahan perlu dilakukan sejak dini. Vaksinasi menjadi salah satu langkah perlindungan yang dapat dilengkapi dengan pola hidup sehat dan deteksi dini,” ujarnya dikutip Sabtu (22/8/2026).

Manda, salah seorang peserta dari Nganjuk, mengaku senang dapat menyelesaikan rangkaian vaksinasi hingga dosis ketiga.

Kegiatan tersebut dinilai memberikan kemudahan sekaligus menambah pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pencegahan kanker serviks sejak dini.

Perhatian terhadap pencegahan kanker serviks juga diperkuat di tingkat nasional.

Kepala Badan POM RI, Taruna Ikrar menegaskan, kanker serviks merupakan penyakit mematikan yang sebenarnya dapat dicegah.

“Vaksinasi HPV bukan hanya menyelamatkan nyawa, tetapi mengurangi beban kesehatan dan sosial dari penyakit yang dapat kita cegah. Setiap nyawa perempuan yang hilang adalah kehilangan yang tidak seharusnya terjadi,” tegasnya.

“Melalui kegiatan ini, BBPOM di Surabaya berharap kesadaran masyarakat terhadap pencegahan kanker serviks semakin meningkat melalui vaksinasi, perilaku hidup sehat, dan deteksi dini,” tambah Yudi Noviandi. (UIH)

READ  Hampir Separuh Sarana Kosmetik Melanggar Aturan, BPOM Temukan 47,8 Persen Tidak Penuhi Ketentuan