INVESTORBISNIS.COM – Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan sekaligus dukungan terhadap program pemerintah dalam pengurangan limbah dan pembangunan berkelanjutan, KAI Services terus menghadirkan berbagai langkah nyata dalam operasionalnya.
Upaya ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam menciptakan ekosistem perkeretaapian yang lebih ramah lingkungan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan berbagai inisiatif ramah lingkungan di berbagai lini layanan.
Salah satunya adalah dengan menerapkan teknologi Smart Cleaning yang ramah lingkungan karena menghemat penggunaan air dan efisiensi dalam penggunaan energi.
Dengan menggunakan mesin pembersih dengan teknologi Smart Cleaning yang digunakan Resclean KAI Services, stasiun-stasiun utama kini lebih bersih dan ramah lingkungan, serta menghadirkan pengalaman yang lebih menyenangkan dan nyaman bagi penumpang.
Beberapa mesin pembersih dengan teknologi Smart Cleaning yang digunakan meliputi jenis yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing lokasi stasiun, seperti:
Ride-on Scrubber untuk area luas seperti di Stasiun Gambir, Pasar Senen, Jatinegara, Purwokerto, Solo Balapan, dan Yogyakarta.
Automatic Scrubber yang lebih fleksibel digunakan di Stasiun Cikoko, Jatimulya, Dukuh Atas,
Harjamukti, Tanah Abang, dan Bekasi.
Floor Polisher High Speed untuk memberikan hasil maksimal di Stasiun Gambir, Pasar Senen, Solo Balapan, dan Purwokerto.
Vice President Corporate Secretary KAI Services, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, dengan mesin pembersih ini, para petugas cleaning KAI Services dapat bekerja lebih cepat dan efisien, menjaga kebersihan stasiun dengan standar tinggi.
Selain itu, penggunaan mesin ini juga lebih ramah lingkungan dengan menghemat penggunaan air.
“Semoga dengan hadirnya mesin pembersih dengan teknologi Smart Cleaning ini selain bisa membersihkan lingkungan stasiun dengan lebih efisien juga dapat memberikan kesan dan pengalaman yang menyenangkan bagi penumpang,” ujar Ixfan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (27/7/2026).
Salah seorang petugas kebersihan, Dedi Setiawan, mengaku sangat terbantu dengan penggunaan mesin-mesin pembersih tersebut. “Pekerjaan jadi lebih cepat dan hasilnya lebih maksimal,” kata Dedi.
Penerapan Smart Cleaning ini juga selaras dengan visi Presiden 2024-2029 yang mendukung transformasi digital dan penggunaan teknologi di sektor transportasi.
Selain efisiensi, teknologi ini juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan, mendukung program Sustainable Development Goals (SDGs) dengan mengurangi penggunaan air dan meminimalkan dampak lingkungan. (RSQ)













