Investasi

MKP Dorong Integrasi Asuransi Wisata di Desa Penglipuran Bali melalui Sistem E-Ticketing Terintegrasi

2
×

MKP Dorong Integrasi Asuransi Wisata di Desa Penglipuran Bali melalui Sistem E-Ticketing Terintegrasi

Sebarkan artikel ini
KI-KA: Regional Manager MKP Yosi Nur Arianto, Marketing Communication MKP Evangelia, General Manager Desa Penglipuran I Wayan Sumiarsa, Executive Advisor Fungsi Bisnis Asuransi Jasindo Rosmaylinda Nasution, dan Representative Manager Asuransi Jasindo Cabang Denpasar, Erwin Arys Sasongko di sela acara Integrasi Asuransi Wisata di Desa Penglipuran. (IST)

INVESTORBISNIS.COM – PT Mitra Kasih Perkasa (MKP) kembali memperkuat perannya sebagai mitra teknologi terpercaya Desa Wisata Penglipuran Bali melalui pengembangan ekosistem wisata digital terintegrasi, yang kini dilengkapi dengan perlindungan asuransi pengunjung bersama Asuransi Jasindo.

Sejak tahun 2022, MKP dipercaya untuk mengelola ticketing management system Desa Wisata Penglipuran secara holistik, mulai dari sistem e-ticketing, validasi pengunjung, monitoring traffic wisatawan, hingga integrasi data operasional destinasi wisata.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Sebagai perusahaan traffic intelligence technology, MKP berkomitmen menghadirkan sistem digital yang tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional destinasi, tetapi juga mendukung standar keamanan dan kenyamanan wisatawan.

Melalui kolaborasi strategis bersama Asuransi Jasindo, MKP kini mendorong realisasi perlindungan wisatawan melalui integrasi Personal Accident Coverage yang otomatis melekat pada setiap tiket masuk Desa Wisata Penglipuran.

Dengan pendekatan ini, perlindungan pengunjung menjadi bagian penting dari ekosistem layanan wisata digital yang terintegrasi.

Inisiatif tersebut sejalan dengan komitmen Desa Wisata Penglipuran sebagai destinasi wisata kelas dunia yang telah memperoleh pengakuan internasional dan lisensi dari UN Tourism.

Kehadiran perlindungan asuransi bagi pengunjung menjadi salah satu bentuk penguatan standar layanan destinasi, khususnya dalam menghadirkan pengalaman wisata yang aman, tertata, dan berkelanjutan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

CEO & Co-Founder PT Mitra Kasih Perkasa, Nicholas Anggada mengatakan, pengembangan sistem ticketing tidak lagi hanya berfokus pada transaksi dan akses masuk, melainkan juga pada bagaimana teknologi dapat menciptakan ekosistem wisata yang lebih aman dan terintegrasi.

“Selama empat tahun terakhir, MKP terus dipercaya untuk mendukung digitalisasi operasional Desa Penglipuran melalui integrated ticketing ecosystem yang mampu memberikan real-time visitor traffic monitoring, validasi pengunjung, hingga penguatan layanan wisata berbasis data,” kata Nicholas, Rabu (20/5/2026).

READ  Tinjau Progres MRT Fase 2A, Gibran Tegaskan Transportasi Publik Modern Jadi Prioritas Nasional

“Tahun ini, kami memperluas nilai tambah tersebut dengan menghadirkan perlindungan Personal Accident Coverage bersama Asuransi Jasindo sebagai bagian dari komitmen meningkatkan standar layanan destinasi wisata kelas dunia,” sambungnya.

Melalui sistem yang terintegrasi, setiap pengunjung Desa Wisata Penglipuran secara otomatis mendapatkan perlindungan asuransi kecelakaan diri selama berada di kawasan wisata.

Perlindungan tersebut mencakup santunan meninggal dunia akibat kecelakaan hingga Rp 50 juta, santunan cacat tetap, penggantian biaya pengobatan akibat kecelakaan, hingga santunan rawat inap sesuai ketentuan polis.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema mengatakan, kolaborasi ini merupakan bagian dari transformasi layanan asuransi yang semakin dekat dengan aktivitas masyarakat sehari-hari, termasuk sektor pariwisata.

“Kehadiran perlindungan asuransi yang terintegrasi langsung dalam tiket masuk menjadi langkah penting untuk memastikan wisatawan mendapatkan rasa aman selama menikmati destinasi wisata,” ujarnya.

Representative Manager Asuransi Jasindo Cabang Denpasar, Erwyn Arys Sasongko menambahkan, integrasi perlindungan dalam sistem digital wisata memberikan kemudahan bagi pengunjung tanpa memerlukan proses tambahan.

Desa Wisata Penglipuran sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi wisata terbaik dunia yang konsisten mengedepankan tata kelola pariwisata berbasis budaya, keberlanjutan, dan kualitas layanan pengunjung.

Dukungan teknologi dari MKP melalui sistem e-ticketing terintegrasi dan traffic intelligence platform menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi digital destinasi wisata modern di Indonesia.

Ke depan, MKP bersama Asuransi Jasindo berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan integrated tourism ecosystem di berbagai destinasi wisata nasional, guna menghadirkan pengalaman wisata yang lebih aman, efisien, dan berbasis data. (awa)