HeadlineUmum

Dua Stasiun di Jawa Tengah Kembali Diaktifkan, Berikut Tujuh KA yang Siap Melayani Penumpang

361
×

Dua Stasiun di Jawa Tengah Kembali Diaktifkan, Berikut Tujuh KA yang Siap Melayani Penumpang

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI: Stasiun Plabuan, Kabupaten Batang, Jateng yang akan Kembali diaktifkan mulai 27 April 2026. (KAI)

INVESTORBISNIS.COM – Dua stasiun di jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah kembali diaktifkan oleh PT KAI (Persero).

Dua stasiun itu masing-masing Stasiun Plabuan, Kabupaten Batang, dan Stasiun Comal, Kabupaten Pemalang.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Langkah ini diambil untuk melayani pemberhentian penumpang baik berangkat maupun turun di kawasan terkait.

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan, kebijakan aktivasi dua stasiun di Pantura Jawa Tengah itu merupakan langkah strategis KAI dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat.

“Sebelum dioperasikan, dilakukan pemeriksaan menyeluruh guna memastikan pemenuhan standar pelayanan minimum,” terang Luqman dikutip, Minggu (19/4/2026).

Pada tahap awal, Luqman menjelaskan, kedua stasiun yang akan dioperasikan mulai 27 April 2026 tersebut akan melayani penumpang KA Kaligung, KA Kamandaka, dan KA Joglosemarkerto.

Masyarakat akan dapat lebih mudah bepergian ke berbagai kota seperti Semarang, Tegal, Cirebon, Purwokerto, Yogyakarta, hingga Solo, melalui aktivasi kedua stasiun tersebut.

Ia menjelaskan KAI akan terus melakukan evaluasi berkala terhadap tingkat okupansi dan animo masyarakat sebagai dasar pengembangan layanan ke depannya.

Selain itu, kata dia, KAI juga menambah jumlah KA yang berhenti di Stasiun Batang.

“Kereta-kereta yang akan melayani penumpang naik dan turun di Stasiun Batang itu adalah KA Argo Muria, KA Tawangjaya, KA Menoreh, KA Kamandaka, KA Joglosemarkerto, dan KA Kaligung,” ungkapnya.

“Apabila animo masyarakat tinggi, KAI akan mempertimbangkan penambahan layanan maupun rute perjalanan lainnya,” imbuh Luqman. (HNE)

READ  DMO Minyakita Merosot Tajam di Desember 2025, Ini Faktor Pemicunya