INVESTORBISNIS.COM – Memperkuat posisinya sebagai penyedia inovasi terdepan dalam perawatan pakaian, LG Electronics Indonesia resmi memperkenalkan koleksi terbaru mesin cuci yang mengandalkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan kapasitas besar. Produk terbaru ini hadir dalam kategori LG WashTower dan mesin cuci bukaan atas (top loading) dengan kapasitas lebih dari 20 kilogram.
President of LG Electronics Indonesia, Ha Sang-chul, menyatakan kolaborasi teknologi AI dan kapasitas besar memberikan pengalaman mencuci yang lebih praktis, efisien, dan optimal bagi pengguna.
“Kolaborasi inovasi ini, kecerdasan buatan dan kapasitas besar, memberikan pengalaman mencuci yang lebih praktis, efisien sekaligus optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, kapasitas besar memungkinkan pengguna memangkas waktu mencuci sehingga dapat mengalokasikan lebih banyak waktu untuk aktivitas lain yang lebih produktif.
Hadirnya inovasi ini bukan tanpa alasan. LG WashTower dirancang sebagai solusi terintegrasi dengan menggabungkan mesin cuci dan pengering dalam satu unit vertikal yang ringkas, cocok untuk hunian modern. Sementara itu, mesin cuci top loading tetap menjadi pilihan populer di Indonesia, sehingga inovasi AI juga disematkan pada kategori ini agar menjangkau lebih banyak pengguna.
Dalam pengembangannya, LG menghadirkan tiga pilar utama AI Appliances, yaitu AI Core-Tech, AI Features, dan ThinQ. AI Core-Tech menjadi fondasi utama yang didukung pengalaman lebih dari 27 tahun inovasi LG, menghadirkan performa tahan lama, minim getaran, serta efisiensi energi yang lebih baik.
Sementara itu, AI Features diwujudkan melalui teknologi Artificial Intelligence Direct Drive (AI DD) yang mampu mendeteksi karakteristik kain dan beban cucian, kemudian secara otomatis menentukan pola pencucian paling optimal. Fitur ini dipadukan dengan AI Wash yang mengatur gerakan drum, suhu air, dan durasi pencucian secara cerdas.
Pada lini LG WashTower terbaru seri WT2520NHBA, kapasitas washer mencapai 25 kilogram dan dryer 20 kilogram. Desainnya dibuat bertumpuk vertikal dengan panel kendali terpusat (Center Control) untuk memudahkan pengoperasian dalam satu panel.
Tak hanya itu, fitur Smart Pairing memungkinkan mesin cuci dan pengering terhubung secara otomatis. Setelah proses pencucian selesai, pengering akan langsung memilih siklus pengeringan yang paling sesuai.
“Inilah model integrasi inovasi berbasis kecerdasan buatan yang memberikan perawatan pakaian lebih optimal sekaligus kemudahan bagi pengguna,” ujar Kim Nack Sun.
Untuk mendukung gaya hidup modern, LG juga menyematkan fitur TurboWash 360 yang mempercepat proses pencucian melalui semprotan air multi-arah bertekanan tinggi. Selain itu, fitur Prepare to Dry membantu mempercepat proses pengeringan dengan menyesuaikan suhu sesuai material pakaian.
Di sisi lain, mesin cuci top loading LG seri TX2522ST5G hadir dengan kapasitas hingga 22 kilogram. Produk ini dilengkapi fitur TurboWash yang mempercepat pencucian tanpa mengorbankan kelembutan kain maupun efisiensi energi.
Head of Product Marketing Living Home Appliance Solution LG Electronics Indonesia, Ratih Nadiah, menyebut kombinasi kapasitas besar dan teknologi pintar pada mesin cuci ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan pengguna.
“Dengan semprotan air dari berbagai arah, proses pencucian menjadi lebih cepat sekaligus menjaga kualitas kain serta efisiensi penggunaan air dan listrik,” jelasnya.
Secara desain, mesin cuci top loading ini tampil elegan dengan warna hitam, panel kontrol sentuh digital, serta kenop putar dengan layar LED yang memudahkan pengoperasian. Fitur tambahan seperti penutup lembut dan desain panel terbaru juga meningkatkan kenyamanan penggunaan.
Kedua produk ini juga dilengkapi teknologi LG ThinQ yang memungkinkan pengguna mengontrol mesin cuci dari jarak jauh melalui smartphone, mulai dari memulai hingga memantau proses pencucian.
Melalui peluncuran ini, LG kembali menegaskan komitmennya menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan konsumen modern.
“LG terus berupaya menghadirkan solusi yang memberikan nilai tambah bagi kehidupan pengguna melalui teknologi cerdas yang sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia,” pungkas Ha Sang-chul. (IYW)














